KADIN Kulon Progo Bakal Gelar Musyawarah Kabupaten di Novotel YIA, Bupati : Kita Butuh Investasi !

Sikap pasif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo memicu kekhawatiran mendalam karena berpotensi menghilangkan aset berharga milik dua kalurahan tersebut.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyambut baik pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (MUKAB) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kulon Progo.

Ia menyebut momentum tersebut akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan sektor industri dan perdagangan.

Muskab KADIN Kabupaten Kulon Progo dijadwalkan akan diselenggarakan pada 11 Februari 2026 di Novotel YIA Kulon Progo.

Menurut Bupati, menyatakan, peningkatan kinerja ekonomi daerah membutuhkan dorongan investasi, baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Hal tersebut dinilai penting mengingat kemampuan fiskal daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada pada rasio di bawah 15 persen dalam mendukung peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Pemanfaatan Bandara YIA sebagai jalur distribusi dan ekspor belum optimal. Ini peluang besar, namun kapasitas produksi dan kesiapan pelaku usaha kita masih perlu diperkuat,” ujar Agung.

Ia menambahkan, sejumlah komoditas pertanian unggulan seperti cabai dan gula semut memiliki permintaan tinggi dari daerah lain, termasuk dalam kerja sama antardaerah dengan Provinsi Lampung, namun belum sepenuhnya dapat dipenuhi.

Terkait keterbatasan kemampuan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Salah satu capaian strategis adalah perolehan program irigasi Balai Besar Wilayah Sungai Opak Oya (BBWSO) senilai Rp233 miliar hingga tahun 2027, serta komitmen untuk pencetakan sawah baru guna memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

BACA JUGA  Penjelasan BMKG soal Potensi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau ke DIY dan Jateng

Selain itu, pada tahun 2026 Pemkab Kulon Progo merealisasikan pembangunan 34 unit jembatan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas kegiatan usaha masyarakat.

Pemerintah daerah juga tengah mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi. Dari target 10 RDTR, saat ini baru terealisasi dua dokumen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KADIN Kabupaten Kulon Progo Kuswadi menyatakan bahwa audiensi dengan Bupati menjadi bagian penting dalam menyelaraskan arah program dunia usaha dengan kebijakan pembangunan daerah menjelang pelaksanaan MUKAB.

“KADIN memandang momentum ini sebagai ruang konsolidasi untuk memastikan program kerja lima tahun ke depan sejalan dengan prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan iklim investasi, pengembangan UMKM, serta pemanfaatan potensi strategis seperti kawasan industri, agroindustri, dan konektivitas YIA,” ujarnya.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Asisten Daerah II Sri Budi Utami, Kepala Dinas Perdagangan Bambang Tri Budi Harsono, Kepala Bagian Perekonomian Ari Fitriani, Sekretaris BKAD Hamdan Syakiri, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi dan UMKM Kuncoro, serta jajaran KADIN Kabupaten Kulon Progo.

Liputan : Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *