Kulon Progo, Proliman News – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulon Progo, Hamam Mutaqim mengabarkan bahwa peluncuran maskot Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027 akan dilakukan pada Selasa (7/4/2026) mendatang.
Sebagai tuan rumah Porda DIY 2027, Kabupaten Kulon Progo terus melakukan serangkaian persiapan dari pembenahan fasilitas olahraga hingga scenario seremoni-seremonbi.
“KONI Kulon Progo bahkan mulai mengonsolidasikan kekuatan internal menuju Porda DIY 2027 melalui rapat-rapat dan persiapan launching maskot yang rencana dilakukan Selasa (7/4/2026),” katanya.
Hamam Mutaqim, menegaskan bahwa launching maskot bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi membangun identitas sekaligus mengonsolidasikan target prestasi Kulon Progo di Porda DIY 2027.
Maskot yang diusung berupa Burung Branjangan satwa endemik Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo berwarna kuning.
Satwa ini dipilih sebagai simbol ketangguhan, kecerdasan, dan daya juang atlet Kulon Progo.
“Ini bukan hanya simbol. Ini arah. Kita ingin Kulon Progo tampil sebagai kekuatan yang diperhitungkan,” tegas Hamam.
Kegiatan launching nantinya akan melibatkan dukungan penuh Pemerintah Daerah, dengan rencana kehadiran Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, serta Ketua Umum KONI DIY, Paku Alam X, yang menjadi penegas legitimasi dan dukungan tingkat provinsi.
Di tingkat operasional, jajaran wakil ketua umum mulai mengonsolidasikan peran strategis masing-masing bidang.
Wakil Ketua Umum I Zuharsono Azhari berperan dalam penguatan prestasi atlet, sementara Wakil Ketua Umum II Kusdira penguatan koordinasi organisasi dan Wakil Ketua Umum III Anung Marganto mendorong penguatan fungsi manajerial serta komunikasi kelembagaan.
Dukungan bidang lainnya juga diperkuat oleh Wakil Ketua Umum V Joko Mursito yang akan menggunakan UPT Taman Budaya Kulon Progo sebagai tempat Launching Maskot Porda DIY.
Sementara itu, Sekretaris Umum Eko Wisnu Wardhana bersama Wakil Sekretaris Umum I Heru Sarjana dan Wakil Sekretaris Umum II Slamet Riyanto memastikan kesiapan administrasi dan perencanaan program berjalan terstruktur.
Di sisi tata kelola keuangan, Bendahara Umum Nur Hadiyanto menegaskan komitmen penggunaan sistem pelaporan berbasis regulasi pemerintah, didukung oleh Wakil Bendahara Umum I Nur Aminingrum dan Wakil Bendahara Umum II Sukiman, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas anggaran.
Rapat juga menjadi langkah awal dalam membangun konsolidasi menyeluruh, tidak hanya pada aspek simbolik melalui maskot, tetapi juga pada penguatan struktur organisasi dan sistem kerja menuju target prestasi Porda DIY 2027.
Liputan : Suyono Sugondo



