Kulon Progo, Proliman News – Kapan jenazah almarhum Praka Farizal Rhomadhon, sampai ke kediaman orangtuanya di Dusun Ledok, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY, belum ada keterangan pasti.
Prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026), itu awalnya diperkirakan akan tiba di rumah duka Jumat (3/4/2026) besuk. Tetapi itupun belum pasti.
Karena dari pihak TNI hanya memberi info bahwa kemungkinan besar jenazah almarhun Praka Farizal Romadhon akan tiba dirumah duka akhir pekan ini.
Meski pihak keluarga mengaku belum menerima keterngan soal hari tanggal atau jam, karena keterangan tersebut hanya bersifat obrolan bukan perintah persiapan.
Sehingga keluarga belum bisa memastikan kapan jenazah almarhun Praka Farizal Romadhon tiba dirumah duka karena kondisi keamanan yang masih fluktuatif di Lebanon.
Sumijan salah satu anggota keluarga almarhum Praka Farizal Romadhon mengatakan bahwa proses evakuasi dan pemulangan jenazah menghadapi tantangan berat akibat situasi di wilayah konflik.
Akses untuk menjemput jenazah di lokasi kejadian pun sempat terkendala faktor keamanan.
“Kendalanya karena situasi. Karena kemarin yang mau mengambil jenazah saja kena,” katanya.
Saat ini, pihak keluarga masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari para petinggi TNI. Sehingga pihak keluarga almarhum Praka Farizal Romadhon belum bisa memberi keterangan kapan pastinya jenazah almarhum akan tiba di rumah duka.
Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin saat takziyah di rumah duka, menyatakan sempat memonitor proses pemulangan almarhum.
Ia mengatakan kepulangan jenazah Praka Farizal Romadhon masih terus diupayakan secepat mungkin.
Ia menyatakan bahwa penutupan bandara di Lebanon akibat situasi perang menjadi kendala utama dalam proses pemulangan.
Saat ini, komunikasi intensif masih dilakukan agar jenazah almarhum dapat segera dipulangkan ke tanah air untuk segera dimakamkan.
Liputan : Maryani / Sugondo



