Wagub DIY: Wariskan Nilai Tamansiswa ke Generasi Muda Lewat Cara Kekinian​

(Foto/Dok)

Yogyakarta, Prolimannews – Wakil Gubernur DIY menerima kunjungan dari segenap pengurus Perkumpulan Keluarga Besar Taman Siswa (PKBTS) di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (25/06).​

Dalam pertemuan tersebut, Sri Paduka menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur ajaran Perguruan Tamansiswa melalui pendekatan modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.​

​Menurut Sri Paduka, banyak generasi muda saat ini yang belum mengenal atau bahkan mempertanyakan eksistensi Tamansiswa. Oleh karena itu, PKBTS perlu melakukan beberapa langkah penyesuaian:

​Pemanfaatan Media Digital: Merumuskan metodologi pengalihan pemahaman menggunakan platform digital agar lebih mudah diakses dan diterima generasi masa kini.​

Melibatkan Generasi Z: Menggandeng generasi Z yang dinilai lebih menguasai mekanisme pengelolaan informasi dan tren media sosial saat ini.​Mengubah Kemasan.

Menjaga Esensi: Menyesuaikan cara penyampaian dengan karakter anak muda tanpa mengubah substansi dasar dari ajaran Ki Hadjar Dewantara.

​”Karena berubah itu keniscayaan, dan mereka yang enggan berubah pasti digilas jaman.” Ujar Wakil Gubernur DIY​

Sri Paduka meyakini, masih banyak generasi muda yang menaruh perhatian terhadap ajaran-ajaran Ki Hadjar Dewantara, terutama karena kedekatan nilai tersebut dengan pengalaman pendidikan. PKBTS diharapkan dapat turut melibatkan generasi Z, yang dipandang lebih memahami mekanisme pengelolaan informasi dan media sosial yang lebih sesuai dengan perkembangan era digital.

Menyikapi pesan yang diberikan Sri Paduka, Ketua Umum Pengurus Pusat PKBTS, Ki Dr. drh. H.M. Munawaroh senada dengan arahan tersebut. Menurutnya, yang perlu dirubah hanyalah cara penyampaian yang memanfaatkan berbagai platform digital, tanpa mengubah isi dan esensi nilai yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara.

BACA JUGA  PC IKA PMII Kabupaten Gunungkidul Resmi Terbentuk, Didik Nuryanto Terpilih sebagai Ketua

“Jadi harapannya bukan hal yang ditolak oleh generasi muda. Harus bisa menyesuaikan dengan generasi muda itu sekarang seperti apa sih,” jelasnya.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus melaporkan rencana pelaksanaan Kongres PKBTS ke-20 Tahun 2026 yang akan digelar pada 30 Juni hingga 2 Juli mendatang. Gelaran tersebut menyongsong tema “Bersatu dalam Gagasan, Bergerak untuk Perubahan”, searah dengan pesan yang diberikan Sri Paduka.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *