Optimisme di Tengah Tantangan, Muscab ke-10 Gapensi Kulon Progo Fokus pada Mutu dan Kolaborasi

Optimisme di Tengah Tantangan, Muscab ke-10 Gapensi Kulon Progo Fokus pada Mutu dan Kolaborasi. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 di Hotel Novotel YIA, Temon, Senin (3/8/2026). Mengusung optimisme tinggi di balik lesunya industri jasa konstruksi, forum ini menegaskan komitmen pengusaha lokal untuk bangkit melalui peningkatan mutu pekerjaan serta kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah.

Ketua Kadin Kulon Progo, Nanang Sukrisno, menyampaikan bahwa Gapensi memiliki peran penting dalam menangkap peluang proyek di Kulon Progo, seperti Yogyakarta International Airport (YIA) dan proyek jalan tol.

“Pembangunan ekonomi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, serta lembaga keuangan. Infrastruktur seperti YIA dan akses tol Jogja-YIA harus menjadi momentum bagi perusahaan konstruksi lokal untuk menjadi pelaku utama,” tegas Nanang.

Ketua Gapensi DIY, Zuharsono, mengakui bahwa kondisi industri saat ini memang penuh tantangan. Ketatnya regulasi dan dampak pandemi memicu penurunan anggota Gapensi DIY dari 600 perusahaan pada 2019 menjadi sekitar 230 anggota aktif, di mana Kulon Progo kini menyisakan 66 anggota.

“Kondisi proyek memang menurun drastis, tetapi saya sangat mengapresiasi para anggota yang terus bertahan. Anggota yang hadir hari ini adalah orang-orang hebat. Tetap semangat, walau lemas harus tetap berdiri tegak,” ujar Zuharsono.

Ia juga meyakini tradisi musyawarah mufakat Gapensi akan menjaga kesolidan organisasi sehingga kepengurusan baru dapat terpilih secara aklamasi.

Dukungan juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko mengajak seluruh kontraktor untuk bergandeng tangan membangun daerah dengan memprioritaskan mutu dan kejujuran.

“Saya berharap pembangunan ke depan dilaksanakan sesuai standar mutu, kualitas, serta dilakukan dengan jujur dan amanah. Sesuatu yang didapatkan dengan cara yang baik akan membawa kebaikan bagi pribadi dan keluarga,” pesan Ambar.

Melalui Muscab ke-10 ini, BPC Gapensi Kulon Progo optimistis mampu melahirkan kepengurusan yang solid, inovatif, dan adaptif untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. (TKS/PJ/ TT)

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Sasar 50 Titik di Kulon Progo, Program Bioflok Rp 700 Juta per Lokasi Masih Sepi Peminat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *