Bukan Megathrust, BMKG Ungkap Sesar Aktif Pemicu Gempa NTT M 7,7 dan Tsunami

Meski bukan berasal dari perbatasan lempeng megathrust, gempa dangkal akibat sesar aktif di dasar laut tetap dapat memindahkan volume air laut secara mendadak jika terjadi pergeseran vertikal (dislocation) pada dasar laut. ​Deformasi batuan inilah yang memicu gelombang tsunami menjangkau area pesisir dalam waktu relatif singkat. (Foto/BMKG)

Yogyakarta, Proliman News — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dan memicu potensi tsunami bukan berasal dari zona megathrust.

​Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa tektonik tersebut dipicu oleh pergerakan struktur sesar aktif (fault) dengan patahan naik/mendatar di sekitar perairan NTT, bukan dari zona subduksi utama lempeng tektonik.

​”Masyarakat diimbau tidak panik namun tetap waspada. Gempa ini tidak dipicu oleh zona subduksi megathrust, melainkan sesar aktif yang memiliki karakteristik pergerakan batuan tersendiri,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dipicu oleh pergerakan patahan sesar aktif di dasar laut, bukan berasal dari zona megathrust. Peristiwa ini berdampak langsung pada timbulnya potensi gelombang tsunami yang mengancam wilayah pesisir pantai NTT dan sekitarnya.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, masyarakat di area pesisir yang merasakan guncangan kuat diimbau untuk tidak menunggu peringatan resmi dan segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi.

Meski bukan berasal dari perbatasan lempeng megathrust, gempa dangkal akibat sesar aktif di dasar laut tetap dapat memindahkan volume air laut secara mendadak jika terjadi pergeseran vertikal (dislocation) pada dasar laut.

​Deformasi batuan inilah yang memicu gelombang tsunami menjangkau area pesisir dalam waktu relatif singkat.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  TMMD Sengkuyung Tahap IV Resmi Dimulai, Sasar Pembangunan Fisik dan Nonfisik di Jatimulyo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *