H-1 Muktamar ke-35 NU Memanas: Akses Media Dilarang di Asrama Haji Sukolilo

H-1 Muktamar ke-35 NU Memanas: Akses Media Dilarang di Asrama Haji Sukolilo. (Foto/Dok)

Yogyakarta, Proliman News – H-1 Muktamar ke-35 NU di Surabaya mendadak memanas! Suasana di Asrama Haji Sukolilo berubah tegang setelah pengamanan super ketat diberlakukan di pintu masuk.

Tak hanya menyeleksi ketat setiap utusan cabang yang tiba, petugas keamanan juga secara tegas memblokir dan mengusir awak media yang mencoba melakukan peliputan.

Bahkan, lembaran registrasi peserta mendadak disembunyikan panitia sesaat setelah menyadari kehadiran wartawan di lokasi.

“Anda dari mana? Wartawan dilarang masuk asrama. Ini steril!” tegas salah satu petugas di lapangan saat menghentikan kerja jurnalistik tim media.

Kendati awak media telah menjelaskan bahwa asrama haji merupakan fasilitas publik, pihak pengaman tetap menolak memberikan akses dan meminta wartawan baru boleh meliput besok langsung di lokasi utama Muktamar di Jombang.

Aksi penutupan akses media ini langsung menyulut spekulasi panas. Beredar dugaan kuat bahwa fasilitas transit mendadak ini sengaja disiapkan oleh salah satu kandidat Calon Ketua Umum PBNU untuk menggelar karantina tertutup bagi para pemilik suara.

Peserta disinyalir diisolasi dan dilarang berkomunikasi dengan pihak luar—terutama media massa—sebelum bertolak ke arena Muktamar.

Apakah sterilisasi ini murni prosedur keamanan panitia, atau bagian dari taktik perebutan kursi puncak PBNU?

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Jamaah Masjid Ath-Thohiroh Giripeni Kulon Progo Bakal Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *