Warga Hargomulyo Gelar Aksi Tolak Regrouping Sekolah: Disdikpora Sepakati Penggabungan Dibatalkan

Warga Hargomulyo Gelar Aksi Tolak Regrouping Sekolah: Disdikpora Sepakati Penggabungan Dibatalkan. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Puluhan warga, wali murid, alumni, hingga komite sekolah menggeruduk SD Negeri Hargomulyo di Padukuhan Tonobakal, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo pada Jumat pagi. Aksi unjuk rasa ini digelar untuk menolak rencana regrouping atau penggabungan SDN Hargomulyo ke SDN Banjaran. Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk dan poster tuntutan serta memblokade akses masuk sekolah.

​Aspirasi dan Keberatan Warga

​Minimnya Sosialisasi: Ketua Komite SDN Hargomulyo, Pardiono, menuturkan bahwa penolakan terjadi karena warga kaget dan merasa tidak ada sosialisasi terlebih dahulu [00:25]. Surat Keputusan (SK) Bupati baru diberitahukan secara mendadak dengan batas pendataan akhir September.

​Lokasi Strategis dan Akses Vital: Warga menilai keberadaan SDN Hargomulyo sangat vital karena berada di lokasi strategis (dekat jalan raya, kantor kalurahan, dan lapangan) serta menjadi satu-satunya SD induk tersisa di wilayah tersebut.

​Menampung Siswa dari Tiga Padukuhan: Dukuh Tonobakal, Widodo, mengungkapkan bahwa sekolah ini menjadi tujuan utama pembelajaran bagi anak-anak dari tiga padukuhan, yaitu Tonobakal, Banjaran, dan Dumpoh.

​Pertimbangan Jarak dan Dampak Proyek Tol: Warga merasa lokasi SDN Banjaran lebih jauh dibandingkan SDN Hargomulyo. Selain itu, Widodo menyoroti jika sekolah terburu-buru digabung sebelum terdampak proyek Tol Yogyakarta, potensi pemanfaatan ganti rugi lahan/bangunan bagi desa akan hilang.

​Penjelasan Pihak Disdikpora

​Sekretaris Disdikpora Kulon Progo, Nur Hardiyanto, membantah tuduhan tanpa sosialisasi dan menjelaskan bahwa kajian telah dilakukan bertahap sejak satu tahun terakhir. Langkah regrouping awalnya dipertimbangkan karena SDN Hargomulyo saat ini hanya memiliki 42 siswa, di bawah syarat minimal 60 siswa untuk menerima alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sehingga berpotensi mengganggu operasional sekolah.

BACA JUGA  Forkopinda Kabupaten Kulon Progo Salurkan Air Bersih ke Sejumlah Titik Kekeringan

​Hasil Pertemuan dan Kesepakatan Akhir

​Aksi unjuk rasa yang bertepatan dengan agenda kunjungan pihak Disdikpora Kulon Progo ke sekolah menghasilkan kesepakatan penting:

​Penggabungan Dibatalkan: Pihak Disdikpora menyepakati bahwa rencana penggabungan SDN Hargomulyo batal dilakukan.

​Pengangkatan Kepala Sekolah: Disdikpora berjanji akan memberikan kepala sekolah baru bagi SDN Hargomulyo.

​Pengawalan Keputusan: Pihak komite sekolah dan warga menegaskan akan tetap mengawal keputusan tersebut untuk memastikan sekolah hanya akan direlokasi apabila kelak benar-benar terdampak pembangunan jalan tol.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *