Sultan HB X Lantik 125 Pejabat Pemda DIY: “Teguh dalam Laku, Bening dalam Batin”

Sultan HB X Lantik 125 Pejabat Pemda DIY: "Teguh dalam Laku, Bening dalam Batin". (Foto/Dok)

Yogyakarta, Proliman News — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa kewenangan dan jabatan birokrasi merupakan amanah yang wajib berorientasi penuh pada kemanfaatan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Sultan saat melantik 125 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemda DIY pada Jumat (28/8/2026).

​Dalam pengarahannya, Sultan mengingatkan para birokrat bahwa momen pelantikan bukanlah akhir dari proses, melainkan titik mula dari tanggung jawab kepemimpinan yang panjang. Setiap keputusan, cara memimpin bawahan, hingga kebijakan yang dikeluarkan akan menjadi ujian nyata integritas seorang pejabat.

​”Teguh dalam laku, bening dalam batin, tidak menempatkan kekuasaan sebagai milik pribadi,” tegas Sultan saat memberikan amanat pelantikan.

​Menerapkan Nilai SATRIYA dan Manajemen Talenta

​Sultan menekankan agar nilai-nilai budaya kerja SATRIYA benar-benar diwujudkan dalam perilaku harian ASN, bukan sekadar menjadi slogan formalitas. Integritas, keberanian menjalankan kewajiban, serta kemampuan menggerakkan berbagai potensi daerah harus tercermin dalam kepemimpinan birokrasi.

​Sultan juga menyoroti penguatan Manajemen Talenta ASN yang harus dilakukan secara objektif. Penilaian dan pengembangan karier pegawai wajib didasarkan pada kinerja, integritas, dan rekam jejak yang jelas.

​”Bila menghendaki organisasi bersih, jagalah setiap keputusan dari tarikan kepentingan,” pesannya.

​Sinergi Tiga Jenjang Birokrasi

​Dalam kesempatan tersebut, Sultan merinci tiga tingkatan peran birokrasi yang saling melengkapi dalam mengawal pelayanan publik:

  • ​Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Berperan menjaga arah dan koridor kebijakan strategis.
  • ​Pejabat Administrator: Bertugas menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program kerja operasional.
  • ​Pejabat Pengawas: Memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.

​Mengakhiri amanatnya, Sultan mengingatkan bahwa sumpah jabatan harus dibuktikan melalui kerja nyata yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat DIY. Keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari tingginya posisi, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dihadirkan bagi publik.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Alumni Ponpes Lirboyo Kecam Keras Tayangan Trans 7 Karena Dianggap Menghina, Trans 7 Minta Maaf !

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *