Kemarau Ekstrem dan Bendungan Bocor, 500 Hektar Sawah di Jember Terancam Gagal Panen

Kemarau Ekstrem dan Bendungan Bocor, 500 Hektar Sawah di Jember Terancam Gagal Panen. (Foto/Liputan 6)

Jember, Proliman News — Ratusan hektar lahan pertanian di Jember, Jawa Timur, mengalami kekeringan parah akibat dampak kemarau ekstrem. Ketiadaan pasokan air membuat pertumbuhan tanaman padi menjadi kerdil, terhenti, hingga bibit padi yang baru disemai mati mengering.

​Kondisi tersebut diperparah oleh adanya kerusakan teknis pada proyek bendungan baru milik Pemprov Jawa Timur. Alih-alih mengalir ke saluran irigasi sawah warga, air bendungan justru terbuang langsung ke laut akibat konstruksi yang bocor.

​Dampak kekeringan yang melanda sekitar 500 hektar lahan ini membuat para petani menderita kerugian besar dari biaya pengolahan lahan hingga penanaman. Petani berharap pemerintah segera mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki kendala irigasi tersebut agar sawah mereka dapat kembali difungsikan.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Dari Parangtritis untuk Dunia: 150 Peacekeeper Polri Jalani Pembaretan untuk Misi PBB di Afrika Tengah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *