Yogyakarta, Proliman News — Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Laporan pengamatan terbaru mencatat gunung api paling aktif di Indonesia ini memuntahkan satu kali guguran lava pijar.
Berdasarkan data pantauan, material vulkanik tersebut meluncur dengan jarak maksimum mencapai 1,4 kilometer (1.400 meter) yang mengarah ke sektor barat daya, tepatnya menuju alur hulu Sungai Krasak.
Aktivitas peluncuran lava pijar ini menegaskan bahwa suplai magma dangkal di dalam tubuh Merapi masih terus berlangsung. Terkait kondisi ini, masyarakat, wisatawan, maupun penambang pasir diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di kawasan rawan bencana (KRB). Kewaspadaan ekstra ditekankan pada area sektor-sektor sungai yang berhulu di puncak Merapi guna mengantisipasi potensi bahaya susulan berupa awan panas guguran (APG) maupun ancaman lahar hujan jika cuaca memburuk.
Liputan: Galang Andika Pratama



