TMMD Sengkuyung Tahap IV Resmi Dimulai, Sasar Pembangunan Fisik dan Nonfisik di Jatimulyo

TMMD Sengkuyung Tahap IV Resmi Dimulai, Sasar Pembangunan Fisik dan Nonfisik di Jatimulyo. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News — Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc, M.M., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini diselenggarakan di Lapangan Rest Area Kembang Tebu, Jl. Raya Kaligesing No. 13, Padukuhan Gendu, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, pada Selasa (13/10/2026).

Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo, Lettu Inf Adi Mardiyanto, dalam laporan yang dibacakan menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 ini didasarkan pada Surat Telegram Danrem 072/PMK Nomor ST/982/2026 tertanggal 29 September 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Padukuhan Jonggrangan, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo. Program ini menyasar dua sektor utama, yakni pembangunan fisik dan non fisik.

“Untuk Sasaran Fisik berupa, Rabat Beton Titik Ke-1 dengan Panjang 360 m x Lebar 3 m x Tebal 0,12 m, Rabat Beton Titik Ke-2, Panjang 195 m x Lebar 3 m x Tebal 0,12 m), Rehabilitasi Mushola Nurul Iman (1 unit), Rehabilitasi Pos Kamling (1 unit), Pembuatan Gorong-gorong (3 unit)”, ujar Lettu Inf Adi Mardiyanto.

Sementara itu untuk sasaran non fisik, program diarahkan pada pemberian bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat meliputi; Wawasan Kebangsaan, Penanggulangan Bencana, Narkoba dan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta Penyuluhan Stunting dan Kesehatan Keluarga.

BACA JUGA  Belum Diverifikasi, Para Lurah di Gunungkidul Tahan Tanda Tangan BAST Gerai KDMP

Kelancaran program ini
bersumber dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp75.000.000 dan APBD Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp182.500.000, dengan total anggaran mencapai Rp257.500.000 yang didukung pula oleh swadaya masyarakat.

Guna mencapai target pembangunan yang berlangsung selama 30 hari terhitung mulai tanggal 13 Oktober hingga 11 November 2026. Pelaksanaan di lapangan melibatkan 70 personel gabungan yang terdiri atas TNI/Polri (30 orang), relawan (10 orang), serta masyarakat dan aparat pemerintah (30 orang).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan menekankan bahwa TMMD merupakan program strategis lintas sektor yang terbukti mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.

“Program ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Kemajuan bangsa berawal dari desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Bupati Agung Setyawan.

Bupati juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara jajaran Kodim 0731/Kulon Progo, Pemerintah Kalurahan Jatimulyo, LPMK, serta seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, penanggulangan bencana, hingga bahaya narkoba, TMMD diharapkan menjadi investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Program ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia”, tegas Agung Setyawan.

BACA JUGA  KDKMP Campurejo Dibangun di Lokasi Strategis, Tepat di Gerbang Basecamp Pendakian Gunung Prahu

Menutup amanatnya, Bupati Kulon Progo mengajak seluruh warga masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menjadikan momentum TMMD sebagai wadah memperkuat persaudaraan serta kepedulian sosial.

“Jadikan momentum ini sebagai wadah memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat Kulon Progo”, tutup Agung Setyawan.

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *