Kulon Progo, Proliman News – Patroli dari jajaran Polres Kulon Progo dan Polsek Galur, terus dilakukan di Jembatan Pandansimo yang akan dibuka akhir bulan Maret 2025.
Patroli di Jembatan Pandansimo ini terutama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setelah jembatan tersebut terhubungan, sedang proyek belum selesai.
“Ya ini semata-mata untuk menjaga kamtibmas, tidak ada yang lain,”ujar AKP Sarjoko, Humas Polres Kulon Progo, ketika dimintai konfirmasinya, Minggu (02/3/2025).
Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Kulon Progo – Bantul tersebut sudah total tersambung sejak pertengahan Fabriuari 2025 lalu.
Sehingga sebelum dibuka lalu lintas umum masyarakat juga semakin banyak yang mengunjungi Jembatan Pandaismo baik pagi, sore atau malam.
Meningkatnya kunjungan masyarakat tentu akan menimbulkan kerawanan terjadinya berbagai kriminalitas.
Sementara proyek jembatan yang menghabiskan dana sebesar Rp 864 miliar tersebut, kini masih tahap finishing terutama pagar dan ornamen lain.
Sehingga status proyek Jembatan Pandansimo ini belum diserahterimakan atau belum PHO.
Selain itu jalur JJLS wilayah Kulon Progo yang ada barat jembatan juga situasianya masih gelap karena belum ada penerangan jalan bahkan juga belum ada rambu-rambu lalu lintas.
Ketika mendapat laporan bahwa suasana malam hari gelap karena belum ada lampu penerangan jalan dan rambu-rambu AKP Sarjoko menyatakan, bisa memahami.
“Monitor, terimakasih infornya,” tambahnya melalui pesan pendek W A.
Diperoleh informasi pembukaan Jembatan Pandansimo akhir bulan Maret 2025 terutama untuk memperlancar arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Liputan : Suyono Sugondo



