Aksi Pelepasan Ornamen Gebleg Renteng di Berbagai Kantor Milik Kulon Progo, Ketua DPRD: Saya Belum Tahu !

Seperti Gedung Kebudayaan yang berada di Pengasih, Kulon Progo, yang memiliki ornamen gebelg renteng cukup banyak di berbagai titik, bahkan tembok gedung.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin, mengatakan pihaknya belum tahu kalau ada aksi pelepasan ornamen motif geblek renteng di sejumlah gedung perkantoran di lingkungan Pemda Kulon Progo.

“Saya malah baru dengar ini, coba saya telusuri dulu sumbernya,” kata Aris Syarifuddin ketika diminta konfirmasinya Kamis (6/3/2025).

Aris Syarifuddin mengatakan, sejauh ini pihaknya juga belum pernah menggelar rapat dengan eksekutif tentang aturan atau penghapusan ornamen gebleg renteng di semua kantor pemerintah tersebut.

“Kita akan telusuri, soal aturan main dan asal muasal perintah penghapusan ornamen tersebut,” ujarnya menambahkan.

Karena terkait dengan ornamen ini jika kemudian ada penghapusan tentu akan memakan biasa besar dan harus membongkar atau meruntuhkan banyak bangunan.

Seperti Gedung Kebudayaan yang berada di Pengasih, Kulon Progo, yang memiliki ornamen gebelg renteng cukup banyak di berbagai titik, bahkan tembok gedung.

Kemudian banyak tugu di berbagai tempat yang juga menggunakan motif gebleg renteng, serta berbagai pintu gerbang baik di kantor OPD maupun Kantor Kalurahan.

Di sisi lain memang ada aturan agar semua ornamen gedung atau perkantoran dikembalikan kepada ciri khas Yogyakarta sementara gebleg renteng bukan motif yang dianjurkan.

Sementara sejumlah tokoh masyarakat juga mengaku mendengar bahwa ada instruksi dihentikannya penggunaan motif gebleg renteng baik secara formil maupun non formil, baik dalam bentuk ornamen bangunan atau batik untuk pegawai pemerintah.

BACA JUGA  Beredar di Jagad Maya Poster Ajakan Aksi Demo Evaluasi Bupati Kulon Progo Kamis 5 Maret 2026

“Saya mendengar itu, tetapi kebenerannya bagaimnana belum tahu. Bahkan ada instruksi dihentikannya penggunaan motif batik gebleg renteng untuk anak sekolah atau pegawai negeri,” kata tokoh tersebut.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *