Jalan Poros Tengah Srikayangan – Tuksono Kulon Progo Rusak Parah Warga Gelar Aksi Menanam Pohon Pisang

Puluhan warga menggelar aksi menanam puluhan pohon pisang di jalan yang menghubungkan Srikayangan - Tuksono– Sentolo, Kulon Progo.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Puluhan warga menggelar aksi menanam puluhan pohon pisang di jalan yang menghubungkan Srikayangan – Tuksono– Sentolo, Kulon Progo.

Jalan yang berada di Bulak Ngancar, ini kondisinya rusak sudah bertahun-tahun, dan tidak pernah dilakukan perbaikan. Akibatnya jalur poros tengah Srikayangan – Tuksono ini tidak bisa dilalui angkutan roda empat.

Dengan kondisi jalan penuh lubang seperti ini jalan ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua, itupun harus sangat hati-hati karena harus berkelok-kelok.

Terpantau sepanjang jalan ini ada sedikitnya 30 lubang besar, dan ratusan lubang kecil – kecil tetapi rata, Beberapa ruas bahkan ada lubang cukup dalam, mencapai kedalaman lebih dari 30 centimeter sepanjang hampir 3 meter.

“Woh yang seperti ini cukup banyak. Ada lebih dari enam yang lubangnya mencapai kedalam lebih dari 30 centimeter, panjang lebih dari tiga meter. Ini sudah parah.” ujar Kusnardi, salah seorang warga.

Selain lubang jalan memanjang, banyak pula lubang jalan yang bentuknya bundar-bundar cukup berdekatan. Sehingga kondisi ini membuat warga yang melintas kerepotan.

Beberapa warga yang nekad melintasi jalan ini harus ekstra hati-hati, karena aspal utuh yang tersisa tidak banyak dan hanya bisa digunakan untuk melintas roda dua dengan cara meliuk-liuk.

Sejumlah warga mengatakan jalan ini sudah beberapa tahun tidak diperbaiki, hingga kondisinya mirip kubangan kerbau. Maka warga kemudian nekad menggelar aksi menanam puluhan pohon pisang di sepanjang jalan ini.

BACA JUGA  Arif Prastowo Resmi Dilantik Sebagai Komisaris Utama Perseroda PT BPR Bank Kulon Progo

Warga menilai pembiaran jalan-jalan rusak seperti ini sudah keterlaluan. Diberbagai spanduk yang terpampang di kiri kanan jalan, warga meminta pemerintah tidak sok cuek.

Warga mendesak pemerintah segera turun tangan agar jalan ini segera diperbaiki. Tidak diaspal pun siap, tutur warga ketika diminta tanggapannya.

“Dicor pun tidak apa-apa, tetapi yang bagus, rapi, dan berkualitas, dapidapa aspal sehatun dua tahun ambrol, mending dicor,” katanya.

Anggota DPRD Kulon Progo dari Fraksi PKB Kartono ketika diminta komentarnya mengatakan bahwa sekarang ini posisinya sedang berada di luar kita dan baru besuk siang bergerak pulang.

Sehingga ia mengaku belum tahu apa yang sedang terjadi di Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo, sampai malam ini.

Liputan : Suryadi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *