Pati Jawa Tengah Semakin Tegang 50.000 Siap Lengserkan Bupati Pati Sudewo, Polda Jateng Siap Bertindak Tegas !

Situasi di Pati Jawa Tengah semakin tegang. Desakan masyarakat agar Bupati Pati Sudewo lengser semakin kuat.(foto/ist)

Semarang, Proliman News – Situasi di Pati Jawa Tengah semakin tegang. Desakan masyarakat agar Bupati Pati Sudewo lengser semakin kuat.

Hilir mudik kendaraan pengangkut massa mulai bergerak. Truk – truk yang ditempel spanduk bertuliskan ‘Bupati Sudewo Turun Secara Kestaria Atau Dilengserkan Masyarakat Secara Paksa’ terus melaju ke sejumlah titik kumpul massa.

Pengamanan juga semakin diperketat dengan patroli polisi tidak berseragam dan mobil patroli polisi yang terus berputar dari Polresta pati dan Polda Jateng.

Turun atau diturunkan akan menjadi tarik menarik yang kuat dalam aksi unjuk rasa Lengserkan Bupati Pati Sudewo, siang nanti.

Banyak warga yang menyerukan agar massa terus bertahan di seputar Kantor Bupati Pati, Alun-alun dan DPRD Pati sampai Bupati Sudewo lengser.

“Tidak akan pulang sebelum Bupati Sudewo lengser,” ungkap sejumlah aktivis.

Melihat gelagat tersebut, Polda Jawa Tengah (Jateng) menyatakan siap mengambil tindakan tegas jika aksi unjuk rasa masyarakat Kabupaten Pati hari ini diwarnai anarkis.

“Dipersilakan untuk melaksanakan kegiatan unjuk rasa, untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah atau bupati. Kita memberikan jaminan keamanan dan menjaga situasi agar tetap kondusif,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Selasa (12/8/2025).

Ia menghimbau para peserta aksi unjuk rasa agar tidak mudah tersulut provokasi sehingga tidak terjadi tindakan yang anarkis.

“Diharapkan mereka tidak mudah terprovokasi atau melakukan tindakan anarkis ataupun perusakan yang bersifat melanggar hukum,” ujar Artanto.

BACA JUGA  Seorang Pemancing Diduga Tenggelam di Sungai Kreteg Kebumen Jateng Hingga Kini Masih Dicari !

Karena prinsipnya aparat akan melakukan tindakan tegas terhadap orang-orang yang melakukan pelanggaran hukum pada kegiatan aksi unjuk rasa besok, tambah Artanto.

Dalam pengamanan unjuk rasa di Pati, Polda Jateng bakal mengerahkan seluruh satuan fungsinya, mulai dari reserse, lalu lintas, hingga Brimob.

Namun Artanto tidak mengungkap berapa jumlah personel yang bakal dikerahkan, termasuk bersama polres jajaran.

“Karena ini kan sifatnya dinamis. Pada prinsipnya kita libatkan semua fungsi kepolisian, dari polda maupun polres,” ucapnya.

Menurut Artanto, personel TNI juga akan membantu pengamanan pada aksi unjuk rasa di Pati, tetapi hanya untuk penebalan saja. Sementara fokus pengamanan tetap di tangan polisi.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *