Gerakan Rakyat Indonesia Berdaulat Yogyakarta Gelar Aksi Demo di Titik O Kilometer Desak Jokowi Turun

Berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Indonesia Berdaulat, Selasa (19/3/2024) siang menggelar aksi di titik 0 km Yogyakarta (foto/ist)

Yogyakarta, Proliman News – Berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Indonesia Berdaulat, Selasa (19/3/2024) siang menggelar aksi di titik 0 km Yogyakarta.

Aksi dimulai dari Alun-alun Utara Yogyakarta menuju titik 0 km dengan berjalan kaki sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Peserta aksi yang kebanyakan ibu-ibu ini juga membentangkan spanduk-spanduk tuntutan, antara lain, Rakyat Jogja Tolak Jokowi, Kepada Jokowi Jangan Ajari Kami Kecurangan, Rakyat Jogja Menolak Jokowi Berlebaran di Jogja, Aja Adigang, dan Adigung, Adiguna

Tepat ditengah-tengah titik O km, mereka melakukan orasi-orasi yang menuntut dan mengajak semua peserta dan masyarakat untuk menolak terjadinya pemilu curang yang telah dilaksanakanoleh pemerintahan Jokowi.

Bahkan dalam orasinya mereka juga mengatakan bahwa Jokowi adalah perusak demokrasi yang telah diperjuangkan oleh mahasiswa dan rakyat pada tahun 1998.

“Kami yang ikut serta dalam memperjuangkan reformasi 1998 merasa kecewa bahwa kehidupandemokrasi semakin mundur dibawah rezim Jokowi. Tuntutan gerakan reformasi 1998 yakniKorupsi, Kolusi dan Nepotisme harus dihilangkan, namun di masa rezim Jokowi KKN ini semakin subur, ”, ungkap Eko Dananjaya, aktivis mahasiswa 1998, dalam orasinya

Sementara Juwairi salah seorang akademisi dari salah satu perguruan tinggi menyampaikan orasinya bahwa saat ini kita mengalami penjajahan dalam bentuk baru yakni penjajahan Jokowi terhadap rakyatnya sendiri.

Disampaikan juga bagaimana kota Yogyakarta sebagai saksi sejarah merupakan kota yang anti terhadap penjajahan. Banyak peristiwa-peristiwa sejarah penting yang anti terhadap penjajahan terjadi disini. Sehingga kita wajib menolak penjajahan gaya baru yang dilakukan oleh rezim Jokowi saat ini.

BACA JUGA  Pasar Badung Denpasar Bali Porak Poranda Diterjang Banjir Besar Rabu (10/9/2025) Pagi

“Kita harus terus melakukan aksi untuk menuntut diturunkannya Jokowi sebagai presiden RI,” tegas Juwairi.

 Tuntutan penurunan Jokowi dan pengadilan terhadap para kroni Jokowi terus diteriakkan oleh peserta aksi siang tadi.

Aksi yang dimulai pada pukul 13.30 sampai pukul 15.00 WIB tersebut diakhiri dengan menyanyikan lagu “Darah Juang”. Dan secara tertib peserta aksi membubarkan diri.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *