Yogyakarta, Proliman News – Jembatan Pandansimo yang menghubungkan wilayah Kulon Progo dan Bantul akan dibuka untuk umum pada pertengahan September 2025.
Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan jembatan kini pengelola proyek tengah melengkapi rambu-rambu, penunjuk araj dan fasilitaas lain.
“Ini sesuai catatan hasil Audit Keselamatan Jalan,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN DIY, Setiawan Wibowo.
Audit keselamatan yang dilaksanakan Direktorat Jembatan Kementerian PU merekomendasikan penyesuaian dan penambahan rambu-rambu.
“Hasil rekomendasi auditnya sudah keluar, sementara ini kami sedang menindaklanjuti hasil rekomendasinya,” kata Setiawan.
Menurutnya, hasil audit keselamatan merekomendasikan agar pihaknya segera melengkapi beberapa penyesuaian minor pada konstruksi jembatan serta penambahan sejumlah rambu-rambu.
“Masih dalam proses penambahan sesuai catatan audit. Untuk peresmian, menunggu arahan. Kalau pun tidak ada peresmian, jembatan tetap bisa beroperasi pada pertengahan September,” ujarnya.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY, Moch. Iqbal Tamher menjelaskan, audit dilakukan untuk memastikan seluruh elemen jembatan dan jalan penghubungnya memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas.
“Semua itu agar masyarakat bisa menggunakan jembatan dengan aman sebelum dibuka secara resmi,” katanya.
Jembatan Pandansimo memiliki total panjang penanganan 2.300 meter dengan lebar rata-rata 24 meter, meliputi oprit, slab on pile, dan jembatan utama.
Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp863,7 miliar dari APBN, dengan masa pelaksanaan 579 hari kalender.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul menginformasikan Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Jembatan Pandansimo.
Peresmian jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo di jalur jalan lintas selatan (JJLS) dijadwalkan pertengahan bulan September ini.
Plt. Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, mengatakan tanggalnya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.
“Kita tunggu kabar dari pusat, karena menunggu mungkin jadwalnya Pak Presiden,” kata Jimy kepada wartawan di Bantul, Selasa (2/9/2025).
Jimy membenarkan Prabowo dijadwalkan bakal meresmikan Jembatan Pandansimo. Namun, untuk detail waktunya pihaknya masih menunggu dari pemerintah pusat.
“Ada info diresmikan Pak Presiden. Tapi untuk tanggalnya belum tahu,” ujarnya.
Liputan : Tim Proliman



