Denpasar Bali Lumpuh Banjir Mencapai 3 Meter Tenggelamkan Bangunan dan Menewaskan 11 Orang

Akibat diterjang banjir besar Denpasar, Bali, lumpuh. Aktivitas warga lumpuh, bahkan sejumlah pasar diterjang banjir setinggi hingga dua meter lebih, Rabu (10/9/2025).(foto/ist)

Denpasar, Proliman News – Akibat diterjang banjir besar Denpasar, Bali, lumpuh. Aktivitas warga lumpuh, bahkan sejumlah pasar diterjang banjir setinggi hingga dua meter lebih, Rabu (10/9/2025).

Sungai-sungai meluap, dan berbagai bangunan roboh diterjang banjir deras yang menggelontor sejak pukul 10.00 waktu setempat pagi.

Selain banyak pohon tumbang, ribuan mobil terendam bajir bahkan ratusan mobil terseret arus banjir yang entah sampai dimana.

Kondisi makin mencekam, karena setelah setengah siang banyak kios-kios kecil di berbagai pasar seperti Pasar Badung hanyut ditelan banjir.

Maka yang terdengar hanyalah tangis dan doa warga, dan membuat tim evakuasi harus bergerak cepat untuk menyelamatkan mereka menggunakan perahu karet.

Arus air yang kian kencang bukan hanya menerjang sungai dan jalanan tetapi juga masuk ke rumah-rumah warga hingga mencapai ke lantai dua.

Parkiran juga menerjang hotel – hotel dan bahkan di lantai ground pada jam setengah siang air bah menenggelamkan ribuan mobil.

Sedang di jalanan banyak mobil terseret arus air sehingga menjadi pemandangan yang mengerikan. Kondisi serupa juga terjadi di Kuta, Bali.

Korban tewas akibat banjir di wilayah Bali bertambah menjadi 11 orang. Enam orang dilaporkan hilang. Sedang lima orang ditemukan sudah meninggal.

“Tim SAR gabungan Polda Bali temukan lima orang dalam kondisi meninggal dunia dan enam orang dilaporkan hilang. Penemuan tersebut sampai saat ini per tanggal 10 September pukul 18.00 WITA,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/9/2025) sore.

BACA JUGA  Empat Orang Pemancing Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Bandang di Petungkriyono Pekalongan

Ariasandy mengatakan kelima korban tewas saat ini berada di RSUP Prof Ngoerah, Denpasar dan di Rumah Sakit Mangusada di Kabupaten Badung, Bali.

Ia meminta keluarga korban hilang segara menghubungi posko DVI Polri di RSUP Prof Ngoerah Sanglahuntuk menyerahkan data antemortem untuk proses pendataan korban.

“Kita semua berharap semoga korban tidak bertambah lagi. Dan bencana alam ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Identitas korban meninggal dunia di antaranya:

1. Ni Wayan Lenyod, Perempuan, ditemukan di Taman Pancing Denpasar dan sudah teridentifikasi.

2. ⁠Mrs X atau korban perempuan ditemukan di wilayah Benoa, Bali.

3. ⁠Nadira korban perempuan ditemukan di Taman Pancing Denpasar dan sudah teridentifikasi dan sudah diambil keluarga.

4. ⁠Endang Cahyaning Ayu, perempuan ditemukan di Uma Alas, diidentifikasi di RSUD Mangusada.

5. Rio Saputra (20) laki-laki ditemukan di Kali Ubung, Denpasar, dan sudah teridentifikasi.

Sementara korban hilang sesuai dengan laporan keluarga di antaranya:

1. Made Suwitri (43)

2. ⁠Tasnim (54)

3. ⁠Farwa Husein (32) tahun

4. ⁠Maimunah

5. ⁠Ni Ketut Merta.

6. ⁠Ni Nyoman Sari

Liputan : Ady Sutrisno

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *