Kondisi Terkini Pasca Banjir Besar Bali Banyak Mobil Nungging Tersangkut Pohon, Warga Tak Banyak Bicara

Mereka melakukan evakuasi mobil, motor serta perkakas rumah tangga yang hanyut terbawa arus banjir namun masih bisa ditemukan tersangkut di rerimbunan pohon atau tebing sungai.(foto/ist)

Bali, Proliman News – Banjir di Bali Hari ini 10 September 2025, menyisakan kepedihan yang mendalam dan pekerjaan yang bakal melelahkan.

Rumah ambruk, ambrol, tempat usahanya hanyut diterbawa arus banjir hingga hilangnya harta benda.

Bukan itu saja yang membuat warga berduka, tetapi banyak orang kehilangan anggota keluarga meninggal setelah terseret arus banjir dan bahkan banyak yang belum diketemukan.

Seperti kiamat kecil. Warga pada menangis meminta tolong, meski di sana sini masih ada candaan, gurauan disertai umpatan dengan kata-kata kotor.

Hari ini prolimannews.id, menyaksikan banyak warga di berbagai titik di Bali, mulai Denpasar, Gianyar, Jembrana, dan Klungkung kotor akibat lumpur.

Bisa dibayangkan dua mobilini sudah terseret arus banjir sebepara jauh hingga akhirnya ada di tengah sungai seperti ini. Warga sedang melakukan evakuasi dengan derek dan alat berat. Sedang mobil pick up tetap nungging di pinggiran, belum tahu siapa pemiliknya (foto/ist)

Mereka melakukan evakuasi mobil, motor serta perkakas rumah tangga yang hanyut terbawa arus banjir namun masih bisa ditemukan tersangkut di rerimbunan pohon atau tebing sungai.

Ada mobil yang terjebak dalam lubang rongga jalan sedalam 6 meter, ada yang masih terjebak banjir sedalam tiga meter di lantai bawah tanah sebuah parkiran kantor, serta mobil yang ditemukan di pekarangan orang nungging.

Kondisinya sudah ringsek, hancur, ada yang kondisinya masih lumayan bisa dipakai namun harus tyetap dilakukan perbaikan total.

BACA JUGA  Mantan Tapol Din Gajah Meminta Kapolda Aceh Tertibkan Aksi Preman di Tengah Bencana, Meresahkan !

Banyak motor dibiarkan ada di sebuah parikaran pinggir jalan dengan kondisi berlumpur tebal, tanpa ada yang mengurus. Lalu banyak juga mobil-mobil tersangkut pohon atau di pekarangan orang karena belumdiurus pemiliknya.

Mobil milik pemerintah plas merah terjebak dalam parkiran lantai bawah tanah yang terus diusahakan untuk bisa keluar dengan berbagai cara. Salah satunya ditarik ke belakangan menggungakan tali dan derek. (foto/ist)

“Saya tidak tahu ini mobil siapa, tetapi kondisinya masih lumayan bisa diperbaiki. Kita biarkan sampai ada yang mengurus,”kata Budiati, warga Jl. Gajah Mada, Denpasar, Kamis (11/9/2025).

Belum lagi yang ada di pinggiran pusat kota, banyak mobil nungging di pekarangan, kebun, dan halaman rumah warga tetapi tidak diketahui siapa pemiliknya.

Mobil-mobil itu pasti berada dari jauh yang terseret arus banjir hingga kemudian nangkring di sembarang tempat saat banjir suruyt.

Bisa dibayangkan berapa meter ketinggian banjir, dan seberapa besar arusnya sehingga bisa menyeret mobil sedemikian jauh.

Sementara di berbagai titik, banyak warga dengan mata sembab dan kelelahan menatap kosong ke arah yang tidak jelas.

Mereka kehiklangan banyak harta benda, namun hidup tetap harus dilanjutkan.

Liputan : Ady Sutrisno

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *