Program InJourney Airports Lawan Stunting PT Angkasa Pura Bandara YIA Bagikan 1.200 Paket PMT

) Program InJourney Airports Lawan Stunting membagikan sebanyak 1.200 paket PMT kepada 300 balita di wilayah Hargotirto, Karangwuni dan Pasir Mendit, Kulon Progo.(foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News – Program InJourney Airports Lawan Stunting membagikan sebanyak 1.200 paket PMT kepada 300 balita di wilayah Hargotirto, Karangwuni dan Pasir Mendit, Kulon Progo, Kamis (1/10/2025).

Selain itu, juga dibagikan 300 paket multivitamin untuk mendukung pertumbuhan balita agar tetap sehat.

Kegiatan ini melibatkan Puskesmas setempat berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kulon Progo.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pilar Sosial di bidang kesehatan.

Ia mengatakan program InJourney Airports Lawan Stunting merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menekan angka stunting di Kulon Progo.

Dalam program Program InJourney Airports Lawan Stunting ini PT Angkasa Pura Bandara YIA menggandeng Dinas Kesehatan Kulon Progo serta kelompok masyarakat setempat.

Melalui program ini PT Angkasa Pura Bandara YIA ingin berperan aktif dalam kegiatan sosial, khususnya di sektor kesehatan masyarakat melalui kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) dan penyuluhan gizi.

“Program PMT Pemulihan bagi balita yang membutuhkan tambahan gizi merupakan bagian dari komitmen kami untuk menurunkan angka stunting maupun wasting. Kami ingin memastikan setiap anak di sekitar bandara memiliki kesempatan tumbuh sehat,” jelas Ruly Artha.

Program ini juga menyalurkan bantuan senilai total Rp106.800.000.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Kalurahan Hargotirto dan dihadiri oleh Bupati Kulon Progo beserta jajaran pemerintah daerah.

BACA JUGA  Kolaborasi Pemkab Kulon Progo -Baznas Kucurkan Rp440 Juta, 22 Keluarga Miliki Rumah Layak Huni

Penyaluran bantuan juga dilakukan di Puskesmas Temon II serta difokuskan pada 16 titik posyandu di wilayah Kulon Progo.

Ruly menegaskan bahwa program lawan stunting bukan kegiatan jangka pendek. Sejak 2024, pihaknya telah menjalankan program ini secara berkelanjutan.

Selain di Kulon Progo, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada layanan penerbangan, tetapi juga peduli pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerja bandara,” tambah Ruly.

Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang menargetkan penurunan angka kematian anak serta peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Dalam penjelasannya, Ruly menekankan pentingnya kesehatan ibu dan anak sebagai pondasi masa depan bangsa.

“Semoga dengan program berkelanjutan program ini masyarakat dapat memahami pentingnya gizi, pola hidup sehat, dan kewaspadaan dini. Karena kesehatan ibu dan anak merupakan pondasi penting bagi masa depan bangsa,” tutup Ruly.

Liputan : Winarto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *