Pencarian 10 Nelayan Hilang di Perairan Laut Selatan Kebumen Jateng Resmi Dihentikan

– Sepuluh nelayan asal Pemalang Jateng, yang diduga hilang di perairan Laut Selatan Kebumen hingga hari ini Rabu (20/3/2024) belum juga ditemukan(foto/ist)

Cilacap, Proliman News – Upaya pencarian 10 nelayan asal Pemalang, Jawa Tengah yang diduga hilang di perairan laut selatan Kebumen Jawa Tengah delapan hari lalu resmi dihentikan.

Hal ini terpaksa dilakukan setelah seluruh upaya maksimal yang telah ditempuh oleh tim SAR Gabungan tidak kunjung membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan menyatakan ke 10 orang nelayan Anak Buah Kapal (ABK) Kilat Maju Jaya 7 hilang di perairan Samudra Hindia.

Meski demikian tim SAR masih membuka informasi kepada nelayan jika suatu waktu menemukan puing-puing kapal tersebut untuk menyampaikannya kepada tim SAR.

Selama 8 hari pencarian, tim telah menyisir sepanjang pantai selatan mulai dari Cilacap hingga ke perairan di wilayah Yogyakarta.

Selain pencairan melalui darat, tim juga telah melakukan pemantauan melalui drone thermal, maupun penyisiram diwilayah perairan, namun hasilnya nihil.

Fajar Wadji, Koordinator tim SAR Gabungan mengatakan seluruh upaya maksimal telah dilakukan tim SAR guna mencari keberadaan 10 orang nelayan dari Kapal Kilat Maju Jaya 7.

“Setelah 8 hari pencarian dan belum ditemukam tanda-tanda keberadaan kapal yang dinyatakan hilang, mulai hari ini pencarian resmi dihentikan,” katanya.

Tim SAR Gabungan juga telah berkordinasi dengan pihak keluarga terkait penghentian pencarian ini, namun tetap membuka informasi jika ada warga yang melihat keberadaan kapal ataupun para awaknya untuk melaporkan kepada Basarnas.

BACA JUGA  Bantul Dikepung Banjir, Ketinggian Air di Imogiri Capai Satu Meter Sedang di Kota Bantul Air Juga Tinggi

Sejak dilaporkan Kapal Kilat Maju Jaya 7 hilang, perairan Samudra Hindia memang sedang dilanda cuaca buruk dan gelombang tinggi hingga mencapai 3 meter.

 Kapal Kilat Maju Jaya 7 yang sedang berlayar dari Pacitan, Jawa Timur ke Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan terjebak badai ditengah samudra dan tenggelam.

Dete Baeni

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *