36 Sekolah di Kulon Progo Telah Melakukan Kontrak dengan Kementrian Pendidikan Terkait Program Revitalisasi

Jumlah perusahaan konstruksi di Kulon Progo terus menyusut bertumbangan dari tahun 2019 tercatat ada 180 perusahaan, sedangkan kini pada 2026 hanya tinggal 66 perusahaan.(foto/ist)(

Kulon Progo, Proliman News – Sebanyak 49 sekolah di Kabupaten Kulon Progo menerima dana Program Revitalisasi Sekolah (Revit) dengan angka antara Rp 300 – 800 Juta per paket.

Data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Diknas) Kulon Progo dari 49 sekolah tersebut yang telah melakukan Perjanjian Kerjasasama (PKS) dengan PPK Kementrian Pendidikan, untuk TK / PAUD sebanyak 36 sekolah.

Sekolah Dasar (SD) sebanyak  7 sekolah dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) sebanyak 4 sekolah.

Sementara sekolah yang sedang memproses Perjanjian Kerjasama (PKS) SD sebanyak 10 sekolah sedang SMP 5 sekolah.

Sekretaris Dinas Dikpora Kulon Progo Nur Hadiyanto mengatakan, kemungkinan jumlah sekolah yang menerima Program Revitalisasi akan terus bertambah sehingga jumlah dana yang mengalir ke Kulon Progo juga akan terus bertambah.

“Untuk data revit sekolah memang terus berkembang, karena pengalokasian dari pusat juga secara bertahap. Sampai saat ini sudah tahap 6, kalau nanti di Kulon Progo ada sekolah yang ikut tahap 7 dan seterusnya, maka akan bertambah lagi jumlahnya baik jumlah sekolah maupun besaran dananya,” katanya.

Seeperti dilaporkan Bagian Sarpras Dikpora Kulon Progo dari 49 sekolah yang sekarang ini menerima Program Revitalisasi dengan anggaran sebesar Rp 26,8 miliar.

Dari data lapangan yang dkumpulkan media ini, setiap penerima Program Revit anggarannya berbeda-beda, ada yang menerima sebesar Rp 300 juta hingga ada yang menerima Rp 800 juta, tergantung usulan paket revitalisasi apa yang disetujiui.

BACA JUGA  BPPTKG DIY Telah Memasang Berbagai Alat Deteksi Aktivitas Vulkanis Hingga Sirine Bencana Gunung Merapi

Nur Hadiyanto mengatakan, sehingga wajar jika nominal dana Program Revitalisasi Sekolah datanya beda dari ke heari atau dari satu media dengan media lain, namun terkini ia sepakat dengan data Kabid Sarana dan Prasanaran Dikpora, yakni Rp 26,8 miliar untuk 49 sekolah.

Sementara Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syaifuddin ketika diminta keterangannya me nyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum melakukan monitor berapa jumlah sekolah yang mendapat program ini dan berapa dana yang masuk ke Kulon Progo.

“Kami belum monito,” ujarnya melalui pesan singkat ketika dikonfirmasi Kamis ( 13/7/2026) usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD Kulon Progo untuk penganggaran.

Aries mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Komisi IV dan Dinas terkait untuk mendapatkan gambaran berapa sekolah yang mendapat program revit dan berapa besaran dananya masing-masing sekolah.

Karena ada dua Program Revit yakni Revitalisasi regular dan Apirasi, yang kedua-duanya juga masuk ke Kabupaten Kulon Progo.

Aries mengatakan, pihaknya ada tahu ada Program Revit masuk ke Kulon Progo bahkan ada yang sudah berjalan pembangunannya ada yang sedang berproses da nada yang masih mengusulkan.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *