Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto Dukung Integritas Keberanian dan Jejaring Penyiaran Digital

- Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menegaskan langkah digitalisasi penyiaran dalam prakteknya masih terhenti pada elektronifikasi. (foto/dok)

Yogyakarta, Proliman News – Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menegaskan langkah digitalisasi penyiaran dalam prakteknya masih terhenti pada elektronifikasi.

Berbicara bersama insan media dalam dialog menjelang buka puasa, ia mengatakan, di era disrupsi teknologi informasi dan komunikasi, banyak media arus utama yang harus beradaptasi.

Termasuk bisnis penyiaran di daerah-daerah seperti di DIY.

“Apa yang dijalankan pemerintah saat ini masih urusan elektronifikasi belum digitalisasi. Ini penting jadi perhatian. Pemerintah bilang digitalisasi, tapi jauh konsep proses bisnisnya. Termasuk urusan birokrasi pemerintahan kita,” kata Eko Suwanto, saat Sosialisasi Perda  No 13/2016 Tentang Penyelenggaraan Penyiiaran, Jumat, 20/2/2026

Khusus berkaitan dengan kondisi penyiaran di daerah, ada sejumlah tantangan yang dihadapi dalam industri penyiaran.

Berkaitan dengan independensi dan isi konten, media penyiaran daerah diberikan keleluasaan dalam pengembangan isi siaran.

“Perda DIY No 13/2016 memberikan pesan jelas. Penyiaran di daerah harus diproduksi dan diisi dengan muatan nilai lokal. Hanya kita maklum bersama kondisinya jauh dari ideal termasuk soal bisnis penyiaran,” kata Eko Suwanto.

Merespon kondisi terkini,  Eko Suwanto menyebut dengan perilaku publik dan algoritma media sosial, hal hal serba viral memiliki masa tayang  yang pendek.

Ada tiga hal yang penting selalu diperhatikan oleh pelaku industri penyiaran baik awal media atau wartawan juga institusi media yaitu integritas, keberanian dan jejaring.

BACA JUGA  Polres Kulon Progo Gelar Upacara Syukuran di Halaman Pemda, Kapolres: Teruslah Perbaiki Diri !

“Tantangan media dan wartawan hari ini, bagaimana media mampu menggerakkan sikap. Kekuatan isi media saya percaya bisa independen . Kalau viral juga tidak lama. Saya percaya konten media bisa jadi agenda publik, mari berjuang bersama sama,” kata Eko Suwanto.

Liputan : W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *