Kulon Progo, Proliman News – Anggota DPRD Kulon Progo dari Partai NasDem Nasib Wardoyo Minggu (1/3/2026) mengumpulkan sejumlah lowyer (pengacara) untuk mendampingi nasabah korban BUKP Wates, Galur dan Panjatan.
Langkah ini diambil setelah adanya laporan banyak nasabah di BUKP Panjatan mulai kesulitan mencairkan dana simpanannya, menyusul kasus nasabah korban BUKP Wates dan Galur.
“Tadi sore saya kedatangan sejumlah nasabah BUKP Panjatan, problemnya maskin rumit. Dana mereka besar – besar, ” ujarnya ketika dikonfirmasi malam ini Minggu (1/3/2026).
Mereka mulai resah karena kesulitan mencairkan simpanannya. Dengan sejumlah alasan.
“Mereka kemudian bergabung dengan Paguyuban Nasabah BUKP Galur dan Wates, dan berdiskusi, sepakat melakukan gugatan,” katanya.
Ia mengatakan, untuk mengayomi dan meminta kembali simpanan nasabah yang ada di BUKP Galur, Wates, Panjatan, hanya dengan satu cara menggugat.
Karena kasus nasabah BUKP Wates dan Galur yang sejak awal ditangani Kejaksaan Negeri Wates juga tidak bergerak dan cenderung mlempem.
“Ini kan akan membuat warga yang menjadi korban BUKP menjadi berpikir aneh-aneh, bisa tidak percaya pada lembaga hukum yang menangani, bisa berasumsi buruk kepada Pemda DIY, jumlahnya banyak lho, bisa mencapai lebih dari Rp 20 miliar lho,“ katanya.
Maka ia berinisiatif untuk membangun koalisi lowyer dari berbagai lembaga yang peduli kepada nasib rakyat kecil untuk meringankan beban penderitaan nasabah korban BUKP Wates, Galur dan Panjatan ini.
“Mari para pengacara, tua, muda, yang peduli kepada nasib wong cilik bela mereka. Mereka benar-benar menderita karena uang hasil keringat mereka yang ada di BUKP-BUKP di makan tuyul, maka bersatulah. Wong cilik ini butuh kecerdasan kalian,” katanya.
Nasib Wardoyo belum bersedia membeberkan lowyer dari lembaga apa saja, lalu siapa saja, tetapi malam ini Minggu (3/1/2026) dilangsungkan pertemuan mereka untuk membahas rencana teknis gugatan.
“Bukan berarti hanya ini yang kita butuhkan. Kalau ada lagi lowyer yang peduli monggo bergabung, kami membuka diri, sangat senang dan kita harus bergerak,” katanya.
Liputan : Suyono Sugondo




Bank bukp wates galur penipu
sek wes cair yo menak menak kikiki