Si Bravo atau Burung Branjangan Srikayangan Resmi Jadi Maskot PORDA XVIII & PEPARDA V DIY 2027

Melalui sinergi dan kolaborasi Pemkab Kulon Progo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kulon Progo, mempopulerkan Si Bravo julukan burung endemik Kulon Progo, Branjangan Srikayangan, resmi jadi maskot resmi PORDA DIY XVIII. (foto/wur)

Kulon Progo, Proliman News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo secara resmi meluncurkan maskot, hingga jingle untuk Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY XVIII 2027, di Taman Budaya Kulon Progo, Selasa (07/04/2026).

Melalui sinergi dan kolaborasi Pemkab Kulon Progo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kulon Progo, mempopulerkan Si Bravo julukan burung endemik Kulon Progo, Branjangan Srikayangan, resmi jadi maskot resmi PORDA DIY XVIII.

Ketua KONI Kulon Progo, Hamam Mutaqim mengatakan, Si Bravo atau Branjangan Srikayangan itu merupakan representasi dari perjuangan.

“Branjangan Srikayangan, itu dikenal sebagai burung pejuang, sebab mampu bertahan hidup di tanah yang gersang, dan keberadaannya saat ini terancam punah,” katanya.

Perjuangan burung Branjangan Srikayangan ini sangat menginspirasi dan menjadi penyemangat bagi kami semua yang terlibat dalam PORDA DIY XVIII, lanjutnya.

Lebih lanjut Hamam mengatakan, sebagai tuan rumah, Kabupaten Kulon Progo akan menerjunkan sekitar 800 atlet pada 49 cabang olahraga di PORDA DIY XVIII.

Pada PORDA yang akan berlangsung pada September 2027, Kabupaten Kulon Progo menargetkan minimal 74 medali emas.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Umum KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko, berharap identitas baru ini mampu membangkitkan semangat juang DIY di kancah nasional.

Ia memuji kesiapan Kulon Progo yang tetap mengedepankan nilai budaya Hamemayu Hayuning Bawono dalam semangat olahraga.

BACA JUGA  Warga Korban Proyek Pelebaran JJLS Ruas Karangwuni Gelar Demo, di BPN Wates Ditemui Wabup Ambar Purwoko

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menjelaskan, nama Si Bravo merupakan akronim dari Branjangan Victory Kulon Progo.

Branjangan Srikayangan dinilai tepat menjadi maskot karena menjadi representasi fauna asli dari Kulon Progo.

Melalui peluncuran ini, Agung ingin menegaskan komitmen dan kesiapan Kabupaten Kulon Progo sebagai tuan rumah PORDA DIY XVIII.

“Kami harus lebih awal dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PORDA dan Peparda (Pekan Paralimpik Daerah) 2027,” jelas Agung.

Dari segi kesiapan Agung menyampaikan, Pemkab Kulon Progo mengambil kebijakan strategis untuk tidak melakukan pengadaan bangunan baru guna menjaga anggaran pembangunan infrastruktur masyarakat lainnya.

Alokasi dana akan difokuskan sepenuhnya pada revitalisasi dan renovasi fasilitas olahraga yang sudah ada.

Beberapa fasilitas utama yang akan segera diperbaiki meliputi, GOR Wates dan GOR Cangkring, stadion utama dan lintasan atletik.

Liputan : W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *