Arab Saudi, Prolimannews – Minggu depan seluruh jamaah haji akan bergerak ke armusna. Ini adalah inti prosesi haji. Mereka akan bergerak ke arofah tanggal 8 dxulhijah untuk menginap. Hari berikutnya tgl 9 dzulhijah jamaah haji akan menjalani wukuf atau puncak haji. Sebagaimana sabda nabi haji adalah arofah. Malamnya mabit di musdzalifah dan hari beikutnta tgl 10 pagi geser ke mina untuk melempar jumroh aqobah. 3 hari berikutnya berturut turut dari tgl 11, 12, dan 13 jamaah melempar jumroh ulo wusto dan aqobah, selanjutnya kembali ke mekah.
Karena beratnya hari hari armusna itu maka dari sektor sudah mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan masing masing, tidak harus mengejar yang sunah seperti sholat 5 waktu di harom, apalagi umroh sunah berkali kali. Tidak lupa juga diingatkan agar kalau keluar hotel selalu memakai kalung nusuk karena ketatnya pemeriksaan. Tahun ini pemerintah kerajaan arab saudi menerapkan kebijakan yang sangat ketat. Jika didapati jamaah tidak membawa kartu nusuk akan dikeluarkan ke jedah. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya disatu titik melainkan berulang dibeberspa titik menuju harom.
Diingatkan pula untuk tidak bepergian sendirian khususnya bagi jamaah putri untuk keselamatan diri.
Disisi lain prof sukamta yang jyga rektor universitas muhamadiyah klaten mengingatkan untuk menata hati dan meluruskan niat agar haji yang akan kita lakukan bisa ditetima Allooh menjadi haji yang mabrur. Prof kamto juga mengingatkan agar mengulang ulang manasik haji, menghindari rofast, jidal dan fusuk. Termasuk untuk tidak mudah mengomentari cara ibadah orang lain.
Tri Suyutiyanto karom 4 mengabarkan dari tanah suci mekah



