Kulon Progo, Proliman News — Sektor agrowisata di Kabupaten Kulon Progo kembali menghadirkan daya tarik bagi wisatawan. Destinasi wisata petik melon mandiri resmi dibuka kembali untuk umum dengan menyediakan sekitar 500 buah melon berkualitas unggul yang siap dipetik langsung oleh pengunjung dari pohonnya.
Konsep wisata ini menawarkan pengalaman edukatif dan interaktif, khususnya bagi keluarga dan pencinta agrowisata. Pengunjung dapat merasakan sensasi memilih dan memetik buah melon yang telah mencapai tingkat kematangan optimal di area perkebunan (greenhouse).
Daya Tarik Utama Agrowisata Petik Melon:
Jaminan Kesegaran: Pengunjung memetik buah yang matang sempurna secara langsung di kebun.
Nilai Edukasi: Mengenalkan teknik budi daya holtikultura modern dan perawatan tanaman melon kepada masyarakat umum.
Pemberdayaan Petani Lokal: Meningkatkan pendapatan petani Kulon Progo melalui skema penjualan langsung (direct-to-consumer) tanpa perantara.
Pengembangan agrowisata berbasis kemitraan tani ini memperkuat posisi Kulon Progo sebagai salah satu destinasi wisata alternatif berbasis alam dan edukasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain memberikan nilai tambah (added value) pada komoditas pertanian lokal, kegiatan ini turut menggerakkan perekonomian warga sekitar.
Bagi masyarakat yang berminat berkunjung, pengelola mengimbau agar datang lebih awal untuk memastikan ketersediaan stok buah, mengingat kuota melon siap petik pada gelombang panen kali ini terbatas.
Liputan: Galang Andika Pratama



