25 Santri Diduga Dicabuli Kiainya di Simbangkulon Buaran Kabupaten Pekalongan Polisi Sudah Bertindak

Kasus ini menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan kekerasan seksual terhadap sedikitnya 25 santriwati. (foto/ist)

Pekalongan, Proliman News – Dugaan kasus pencabulan menyeret seorang pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah Simbangkulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Pria berinisial AKF (54) pengasuh pesantren tersebut kini diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (27/5/2026).

Kasus ini menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan kekerasan seksual terhadap sedikitnya 25 santriwati.

Dugaan tindakan asusila itu disebut berlangsung selama kurang lebih 12 tahun terakhir.

Sejumlah korban telah dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Pekalongan Kota dengan pendampingan psikolog guna memulihkan kondisi trauma para korban.

Polisi juga memasang garis polisi di area padepokan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Pekalongan Kota, Riki Yariandi menegaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut dan membuka peluang adanya korban lain yang belum melapor.

“Kami menjamin keamanan para korban dan saksi. Kami juga menyiapkan safe house agar para pelapor merasa aman selama proses hukum berjalan,” tegas Kapolres.

Kasus ini memicu kemarahan dan keprihatinan masyarakat karena dugaan tindakan tersebut terjadi di lingkungan pendidikan keagamaan yang seharusnya menjadi tempat aman dan penuh pembinaan moral bagi para santri.

Aparat memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan hingga seluruh fakta terungkap.

Liputan : Galang Pratama / Berbagai Sumber

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Polresta Magelang Juara E-Sports Kapolda Jateng Cup 2026 Kategori Pelajar, Wakili Jateng di Kapolri Cup

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *