80 Ribu KDMP Sudah Berdiri Megah, Mau Jadi Pedagang atau Lembaga Bisnis Macam Apa KDMP

“Pembangunan ini sementara dihentikan dulu sampai ada keputusan lebih lanjut terkait penyelesaian jalan alternatif. Ini bagian dari proses koordinasi agar persoalan di masyarakat bisa terselesaikan,” ujarnya usai jumpa pers di Makodim Temanggung, Senin (25/5/2026).(foto/ist)

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mau jadi alat perdagangan atau lembaga bisnis yang dikendalikan oleh para menteri di Jakarta ?

Atau KDMP mau dijalankan untuk kepentingan siapa ? Atau sekedar menjadi alat distribusi produk tertentu milik pabrikan (konglomerat) tertentu mitra pemerintah atau menjadi tempat distribusi produk kebutuhan rakyat dari perusaahaan negara ?

Jadi dealer mobil nasional produksi Pindat misalnya atau menjadi distributor Pupuk Pusri misalnya. Atau distributor Gas Melon Bersubsidi 3 Kilogram misalnya?

Karena tentu KDMP Desa Banaran Galur Kulon Progo sama dengan KDMP di Jatinegara Jakarta, atau di Singkawang Kalimantan, maka terlalu remeh jika KDMP hanya menjadi distributor Gas melon 3 Kilogram, ketika membangun gedungnya saja anggarannya Rp 1,6 miliar.

Kenapa sampi sekarang konsep pengelolaan KDMP tidak kunjung jelas terang benderang dan memberi harapan perekonomian Indonesia bakal lebih baik dengan KDMP.

Atau hanya sekedar menjadi KUD-KUD seperti  yang dulu sempat menjadi lahan bisnis negara di Zaman Orde Baru ?

Kita melihat pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, membahas percepatan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang ditargetkan siap beroperasi pada Maret 2026.

Pertemuan strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya memperkuat fondasi ekonomi nasional dari akar rumput, yakni desa.

BACA JUGA  Enam Tahun Uang Ganti Rugi Proyek JJLS Tanpa Kejelasan Warga Karangwuni Kulon Progo Protes

Program KDMP dipandang sebagai instrumen vital untuk memastikan pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok Tanah Air.

KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih adalah model koperasi modern berbasis komunitas desa yang berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal.

Di dalamnya, warga desa akan menjadi anggota sekaligus pemilik koperasi yang mengelola berbagai sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, energi, hingga layanan keuangan mikro, katanya.

Tujuan besar KDMP adalah membangun kemandirian ekonomi desa, mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak, memperkuat rantai pasok, dan membuka lapangan kerja produktif di daerah.

Dengan demikian, setiap desa dapat menjadi pusat ekonomi baru yang berkelanjutan.

Menkeu Purbaya bahkan menegaskan bahwa KDMP bukan sekadar koperasi biasa, melainkan sistem ekonomi kolektif yang dikawal langsung oleh pemerintah agar mampu tumbuh sehat dan transparan.

“Kita ingin memastikan semua desa punya penggerak ekonomi yang nyata, profesional, dan terhubung dengan industri nasional,” ujar Purbaya dalam pertemuan tersebut.

Dalam pembahasan itu, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya kesiapan prosedur dan mekanisme pendanaan agar program KDMP tidak sekadar menjadi wacana.

Menurutnya, percepatan realisasi 80 ribu unit KDMP membutuhkan sinergi kuat antara kementerian, BUMN, dan sektor swasta.

Pertanyaannya, adalah sinergie seperti apa yang dibangun didalam KDMP ? Lalu sektor pertanian semacam apa yang akan dikelola KDMP, serta  perdagangan, energi, hingga layanan keuangan mikro, seperti apa yang akan dibangun KDMP.

BACA JUGA  JDIH DPRD DIY Pertahankan Tren Prestasi, Raih Peringkat V Nasional dengan Predikat Istimewa

Tujuan besar KDMP adalah membangun kemandirian ekonomi desa, mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak, memperkuat rantai pasok, dan membuka lapangan kerja produktif di daerah.

Ini tentu pernyataan ideal akademis teks book yang dilontarkan Menteri Keuangan Purbaya, riilnya seperti apa ?

Jika anda memiliki pemikiran, konsep seperti apa yang mesti dibangun oleh KDMP, kami tunggu artikel opini dan pendapat anda untuk negara dan bangsa !

Penulis : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *