Langit Jogja Bakal Berwarna-Warni di Jogja International Kite Festival 2026!

Mulai dari layangan naga raksasa, satwa laut, hingga karakter budaya dunia siap menghiasi langit selatan Yogyakarta. Serunya lagi, bakal ada Olimpiade Layang-Layang Nasional pertama di Indonesia yang melibatkan 1.000 siswa, lho! (Foto/Dok)

Bantul, Proliman News — Jogja International Kite Festival 2026 bakal digelar di Pantai Parangkusumo, Bantul, 11-12 Juli 2026 mendatang.

Event ini akan diikuti peserta dari 17 negara hingga dipastikan akan membuat langit Pantai Parangkusumo berwarna warni.
Selain itu event serupa uga akan digelar di Petsawahan Kalurahan Banaran Galur Kulon Progo dalam Road To The 11 Tahun Annual Jogja Internasional Kite Festival, pada 4 – 5 Juli 2026.

Festival berskala internasional ini menjadi salah satu agenda budaya dan pariwisata yang dinantikan masyarakat serta wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan dari 17 negara, didukung oleh 50 klub layang-layang nasional, serta melibatkan sekitar 1.000 peserta siswa dalam pelaksanaan Olimpiade Layang-Layang Nasional pertama di Indonesia.

Berbagai bentuk layang-layang unik dan kreatif, mulai dari naga raksasa, satwa laut, hewan eksotis hingga karakter budaya dunia, akan menghiasi langit selatan Yogyakarta.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pertunjukan seni layang-layang, tetapi juga menjadi sarana mempererat persahabatan antarbangsa melalui semangat kebersamaan dan perdamaian.

Mengusung tema “Kite for Peace, Friendship & Unity”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan budaya antarnegara sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisata Indonesia kepada dunia internasional.

Selain menjadi daya tarik wisata, pelaksanaan festival ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor UMKM, kuliner, penginapan, transportasi, serta berbagai usaha kreatif lainnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

BACA JUGA  Akhirnya Perda KTR Pecah Juga Pertunjukan Bersponsor Rokok Berlangsung Meriah di Alun-alun Wates Bersama HS

Melalui Jogja International Kite Festival 2026, Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai kota budaya yang terbuka bagi kolaborasi internasional.

Semangat persatuan, kreativitas, dan persahabatan yang terbang bersama layang-layang di langit Parangkusumo menjadi simbol bahwa perbedaan dapat disatukan dalam harmoni untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Perkembangan terbaru terkait dengan jadwal Road To The 11 tahun Annual Jogja internasional kite Festival 2026 yang semula akan digelar di wilayah lapangan Tayuban Panjatan Kulon Progo akhirnya digeser ke Banaran Galur karena kendala teknis.

Tidak bisa di lanjutkan karena terdapat obyek vital yaitu sutet sehingga. Panitia melokasi dengan mencari tempat baru sebagai pengganti lokasi kegiatannya yaitu bertempat pada area persawahan di wilayah Kalurahan Banaran Kapanewon Galur dengan titik koordinat : 7’58’04.6″S 110’12’26.1″E pada tanggal 4 dan 5 juli 2026

“Satu Langit , Satu Sahabat dan Satu Budaya” Sebuah pesan yang mengajak seluruh masyarakat dunia untuk terus menjaga perdamaian, mempererat persaudaraan, dan merayakan keberagaman melalui bahasa universal budaya dan kreativitas.

Liputan: Budi Legowo Santoso

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *