Kuota SMP Negeri Kulon Progo Hampir Penuh, Tersisa 593 Kursi

Kepala Dikpora Kulon Progo Drs. Nur Wahyudi, M.M menyatakan hasil SPMB Kulon Progo 2026 akan dievaluasi secara menyeluruh.
Kepala Dikpora Kulon Progo Drs. Nur Wahyudi, M.M menyatakan hasil SPMB Kulon Progo 2026 akan dievaluasi secara menyeluruh.

KULON PROGO Proliman.news – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kulon Progo mencatat sebanyak 86,9 persen kuota penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah terisi. Hingga Senin, 29 Juni 2026, sebanyak 3.951 dari total 4.544 kursi telah ditempati calon murid, menyisakan 593 kursi menjelang penutupan jalur domisili wilayah pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 11.00 WIB.

Kepala Dikpora Kulon Progo, Nur Wahyudi, mengatakan penetapan kuota dilakukan sesuai Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 101/A/2026 dengan prinsip objektif, transparan, dan akuntabel.

“Penetapan kuota tetap memperhatikan pemerataan akses layanan pendidikan bagi seluruh anak di Kulon Progo, termasuk anak dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas,” kata Nur Wahyudi dalam siaran pers, Senin.

Dari 36 SMP negeri di Kulon Progo, sebanyak 18 sekolah telah memenuhi kuota. Sekolah-sekolah tersebut mayoritas berada di kawasan perkotaan dan jalur utama, seperti Wates, Temon, Panjatan, Galur, Lendah, Pengasih, Nanggulan, dan Kalibawang.

Sebaliknya, sejumlah sekolah di wilayah perbukitan masih memiliki daya tampung cukup besar. SMP Negeri 3 Girimulyo masih menyisakan 92 kursi, disusul SMP Negeri 2 Samigaluh sebanyak 83 kursi. SMP Negeri 4 Pengasih dan SMP Negeri 3 Samigaluh masing-masing masih memiliki 59 kursi.

Dikpora juga mencatat SMP Negeri 1 Sentolo mengalami kelebihan sementara jumlah pendaftar. Dari kuota 128 kursi, terdapat 129 pendaftar yang telah terverifikasi. Menurut Dikpora, kondisi tersebut masih dapat berubah karena proses verifikasi akhir serta perpindahan pilihan sekolah masih berlangsung hingga penutupan pendaftaran.

BACA JUGA  DPR Minta KPK Tak Tanggung-Tanggung, Sahroni: Ajukan Anggaran Rp5 Triliun, Pak!

Dikpora mengimbau orang tua tidak hanya memusatkan pilihan pada sekolah-sekolah yang selama ini dianggap favorit. Sekolah di Girimulyo, Samigaluh, dan Kokap dinilai masih memiliki kapasitas memadai sehingga peluang diterima lebih besar.

Untuk jenjang SD, pendaftaran berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Sementara pengumuman hasil seleksi SMP dijadwalkan pada 1 Juli 2026 dan SD pada 2 Juli 2026.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyediakan 9.912 kursi jenjang SD pada 334 sekolah dan 6.432 kursi jenjang SMP di 70 sekolah. Seluruh proses SPMB di sekolah negeri dipastikan tidak dipungut biaya.

Liputan: Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *