Hasil Lab Kasus Keracunan MBG di SMP 3 Wates Belum Keluar, Daging Ayam Busuk Diduga Penyebanya

Cerita Para Siswa SMP N 3 Wates Usai Diduga Alami Keracunan M)G. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Sejumlah siswa SMP 3 Wates yang keracunan usai menyantap paket MBG mengaku mulai merasakan gejala pusing dan mual setelah mengonsumsi menu ayam asam manis, sayuran, tahu, dan buah.

Ozil, salah satu siswa SPM 3 Wates mengatakan kondisi lauk ayam yang makannya saat itu terasa berbeda dari biasanya.

Ia menyatakan, makan paket MBg dari SPPG Karangwuni Senin ( 20/7/2026) siang, namun beberapa jam setelah mengkonsumsi paket MBG tersebut ia merasa mual hingga Selasa (21/7/2026) pagi.

“Mualnya mulai jam 5 sore kemarin hingga sampai sekarang,” katanya, Selasa (21/7/2026).

Ia mengaku mendapati tekstur ayam yang keras dan mengeluarkan aroma tidak sedap saat dikonsumsi.

Keterangan tersebut kemudian menjadi bagian dari informasi dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib.

Paket MBG di SMPN 3 Wates disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangwuni, yang ternyata milik politisi Gerindra Adi Sutrisno yang juga anggota DPRD Kulon Progo.

Namun sampai saat ini Adi Sutrisno tidak bersedia memberi keterangan apapun terkait keracunan yang membuat ratusan siswa oleng tersebut.

Sementara salah satu pegawai SPPG Karangwuni, membenarkan bahwa pihaknya menjadi pemasok makanan untuk SMP 3 Wates tersebut.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum dapat memastikan keterkaitan antara keluhan para siswa dengan makanan yang disajikan dalam program MBG.

Menurutnya investigasi masih dilakukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

BACA JUGA  Disdukcapil Temanggung Gelar Layanan Jemput Bola Adminduk Bagi Warga

Kasus ini kini menjadi perhatian karena melibatkan ratusan siswa dalam waktu hampir bersamaan.

Puskesmas Wates bersama aparat terkait masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Hasil uji tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan apakah kejadian ini merupakan keracunan makanan, infeksi tertentu, atau faktor lain yang memicu munculnya gejala pada para siswa.

Sementara itu, kondisi para siswa terus dipantau oleh tenaga kesehatan guna memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

Liputan : Galang Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *