Debat Paslon Bupati – Wakil Bupati Kulon Progo di TVRI Sabtu Malam Membuat Warga Kecewa Lantas Golput

Ada sisa anggaran cukup besar dari Dana Hibah untuk Pilkada 2024 Kulon Progo, yakni Rp7.529.112.405,00. yang berarti pula pemantaan Dana Hibah mencapai 76,75 persen.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Debat terakhir Calon Bupati – Wakil Bupati Kulon Progo 2024, di TVRI Sabtu (16/11/2024) membuat sejumlah warga kecewa dan langsung menyatakan golput.

“Tidak ada yang membanggakan, tidak ada yang membuat terpana, semua bikin miris. Hanya segitu-gitunyakah kapasistas mereka ini,” ujar pengamat politik Agus Sujarwo yang juga warga Kulon Progo.

Karena kecewa dengan tampilan mereka yang tidak meyakinkan, maka Agus Sujarwo mengatakan memilih abstain alias golput di Pilkada Kulon Peogo 2024, pada 27 November 2024 mendatang.

“Maka dengan ini saya menyatakan abstain ( golput, red) tidak akan nyoblos,” ujarnya geram, sembari mengulas satu per satu penampilan ketiga paslon pada debat kandidat hari ini.

Agus Sujarwo secara fair melihat tampilan ketiga kandidat Bupati- Wakil Bupati Kulon Progo 2024 dalam debat di TVRI tersebut justru menyatakan Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2, Yusron Martofa pantas diberi pujian.

“Bukan karena dia teman saya, tetapi secara obyektif Yusron Martofa lebih menguasai panggung dan mampu membawakannya dengan baik. Ia paham persoalan, dan paham masalah,” katanya.

Rangking berikutnya baru ada Calon Bupati Nomor Unur 1, Agung Setyawan tampil lebih tenang meski tidak bisa memberi argumentasi yang mendalam dan tidak melemparkan pertanyaan yang menarik.

“Setelah Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2 Yusron Martofa, baru Calon Bupati Nomor Urut 1 Agung Setyawan yang lebih tenang, tetapi tidak mendalam, faktor menariknya hanya karena tampil tenang. Tidak ada yang menarik darinya,” ujar Agus Sujarwo.

BACA JUGA  Ketahuan Memilki KTA Partai Gerindra Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko Terancam Dipecat Golkar

Dan terakhir ada Calon Wakil Bupati Nomor Urut 3, Rini Indriani, yang ada di rangking ketiga. Selebihnya tidak ada yang mengesankan, lanjutnya.

Sementara Ketua Jaringan Masyarakat Kulon Progo (JMKP) Rusmiyatun mengatakan, sampai sejauh ini tidak ada paslon yang menarik untuk dipilih sehingga menyatakan golput alias tidak akan nyoblos.

Ia mengatakan tanpa melihat debat sekalipun sudah membuat kesimpulan bahwa dalam Pilkada Kulon Progo 2024 pihaknya menyatakan golput atau tidak memilih.

“Beri kami alasan, siapa yang pantas untuk duduk sebagai Bupati – Wakil Bupati Kulon Progo 2024-2029 ? Apa alasanya ? Pasti tidak ada jawaban yang meyakinkan. Itu sebabnya kami golput,” ujarnya ketika diminta pendapatnya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *