Kulon Progo, Proliman News — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melalui Dinas Pertanian dan Pangan memperketat pendampingan penanaman bawang merah di tingkat petani. Langkah strategis ini diambil guna memastikan produktivitas hasil panen tetap optimal sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar regional.
Pendampingan intensif tersebut mencakup edukasi pemilihan benih berkualitas, teknik pengolahan tanah yang ramah lingkungan, manajemen irigasi, hingga langkah preventif terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).
Pengawasan di lapangan menjadi krusial untuk menekan risiko gagal panen akibat dinamika cuaca. Melalui pengawalan sejak awal masa tanam, para petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen per hektar secara signifikan.
Selain dukungan teknis, Pemkab Kulon Progo juga mendorong penguatan kapasitas kelompok tani dan pemanfaatan modernisasi alat pertanian. Komitmen ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani lokal secara berkelanjutan.
Liputan: Galang Andika Pratama



