Kulon Progo, Proliman News — Upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat terus dilakukan melalui penyaluran bantuan beras Bulog. Di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, ribuan keluarga menerima paket bantuan beras yang disalurkan secara rapel, diiringi pemutakhiran data agar penerima tepat sasaran. Sementara itu, Kabupaten Madiun mencatatkan kelancaran penyaluran bantuan pangan yang tuntas seratus persen lebih awal dari target nasional.
Penyaluran Beras Rapel di Kulon Progo

Penyaluran bantuan beras Bulog yang berlangsung di Balai Kelurahan Jatirejo, Kulon Progo, Yogyakarta, menyasar sebanyak 1.101 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pada kesempatan kali ini, pembagian dilakukan secara rapel untuk tiga periode penyaluran sekaligus, sehingga tiap-tiap KPM membawa pulang total 30 kilogram beras.
Penyesuaian Data dan Pencoretan Penerima Tidak Tepat Sasaran
Jumlah penerima bantuan di Kelurahan Jatirejo mengalami peningkatan dari alokasi sebelumnya yang berkisar 800 KPM menjadi 1.101 KPM. Kendati demikian, dalam proses verifikasi lapangan, pihak kelurahan menemukan data penerima yang kurang sesuai. Nama pensiunan hingga warga yang berkategori mampu atau pengusaha dicoret dari daftar penerima untuk digantikan oleh masyarakat yang jauh lebih membutuhkan. Evaluasi data desil dari Badan Pangan terus dicermati demi memastikan ketepatan penyaluran.
Di lokasi terpisah, penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua alokasi bulan Juli, Agustus, dan September di Kabupaten Madiun telah rampung seratus persen per 16 September 2026. Capaian ini melampaui tenggat target dari pemerintah pusat pada 30 September, dengan total penerima mencapai 107.231 KPM.
Liputan: Galang Andika Pratama



