“Miphasar Malam” Jadi Wadah Siswa Kembangkan Seni dan Kreativitas

“Miphasar Malam” Jadi Wadah Siswa Kembangkan Seni dan Kreativitas. (Foto/Dok)

Temanggung, Proliman News — SMK Bhumi Pala (MIPHA) Parakan menggelar kegiatan Miphasar Malam selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, di halaman Kampus 2 SMK MiPA Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat serta kreativitas, khususnya di bidang seni dan sastra.

Ketua Panitia Miphasar Malam Malam, Imam Mustaqim Halim, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema MiPA Pasar Malam dengan tagline “Ing Ngarso Mangun Culture, Tut Wuri Kudu Nyeni”.

Tema tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memfasilitasi siswa untuk melestarikan budaya sekaligus mengimplementasikan kesenian dalam pembelajaran.

“Sekolahan kita memfasilitasi anak-anak agar tetap bisa melestarikan budaya. Kemudian bisa mengimplementasikan kesenian dalam pembelajaran di sekolah,” kata Imam.

Menurutnya, MiPA Pasar Malam merupakan kegiatan kokurikuler yang dikembangkan untuk menggali bakat dan minat siswa di bidang kesenian dan sastra. Selain menjadi ruang ekspresi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menjaring siswa berbakat yang nantinya diseleksi guna mengikuti lomba Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Dalam kegiatan tersebut terdapat 16 cabang perlombaan yang disesuaikan dengan bidang lomba FLS2N. Cabang tersebut meliputi vokal solo, gitar solo, kreasi musik tradisi, tari kreasi individu, monolog, poster, ilustrasi komik, baca puisi, cipta puisi, menulis cerpen, jurnalistik, kriya, film pendek, cipta lagu, fotografi, serta kontes motor.

BACA JUGA  Pengemudi Taksi Online di Wonosobo Diciduk Polisi Gegara Bermain Judi Online

Pelaksanaan perlombaan dibagi menjadi tiga teknis, yakni lomba yang diikuti peserta secara bergantian, lomba yang dilaksanakan secara serentak, serta lomba yang dilakukan secara serentak dengan pengumpulan karya.

Imam mengatakan, cabang tari kreasi dan kreasi musik tradisi menjadi bagian yang cukup menonjol dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, kontes motor menjadi salah satu perlombaan yang banyak diminati siswa karena jumlah peserta didik dari jurusan Teknik Sepeda Motor cukup besar.

“Lebih ke arah mengukur kekuatan motor. Horsepower-nya nanti dihitung dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sebanyak 1.404 siswa kelas 10 dan 11 mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari lima jurusan, yakni Teknik Sepeda Motor, Desain Komunikasi Visual, Akuntansi Keuangan Lembaga, Teknik Kecantikan Kulit dan Rambut, serta Teknik Pengelasan.

Imam menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan siswa di bidang seni dan kreativitas, tetapi juga melatih kemampuan berorganisasi dan bekerja sama. Siswa diberi kesempatan untuk mengimplementasikan kemampuan yang dimiliki melalui berbagai perlombaan.

“Jadi mereka lebih bisa mengimplementasikan secara nyata dalam kegiatan perlombaan. Selain itu, kita juga memfasilitasi siswa agar bisa berkoordinasi dengan timnya, bisa berorganisasi, dan bekerja sama dalam perlombaan,” katanya.

Salah satu peserta, Shila Mareta Prasanta, siswi kelas 10 AKL 1, mengaku antusias mengikuti Miphasar Malam. Ia dijadwalkan mengikuti lomba vokal solo dan mengaku merasakan gugup sekaligus bersemangat menjelang penampilannya.

BACA JUGA  DPR Desak BGN Beri Kompensasi Penuh dan Tanggung Jawab Medis Kasus Siswi Hilang Ingatan Akibat MBG

“Rasanya deg-degan, tapi juga kepengin. Acaranya asyik dan baru pertama kali mengikuti Miphasar Malam ini,” kata Shila.

Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih kemenangan dalam lomba vokal solo yang diikutinya.

Liputan: Nadhifa Zara

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *