Hari Jadi ke-75 Kulon Progo, Fajar Gegana Dorong Pemerataan Ekonomi dan Program Pro Rakyat

Hari Jadi ke-75 Kulon Progo, Fajar Gegana Dorong Pemerataan Ekonomi dan Program Pro Rakyat. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Momentum Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo harus menjadi pijakan untuk mempercepat pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo didorong tidak hanya mengandalkan penyelenggaraan kegiatan dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pemberdayaan UMKM serta memperluas pemerataan perputaran ekonomi hingga ke seluruh wilayah.

Hal itu disampaikan Fajar Gegana ST, anggota DPRD DIY sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kulon Progo, dalam menyampaikan harapan pada Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo.

“Selamat Hari Jadi Kulon Progo. Semoga Kulon Progo ke depan semakin baik lagi,” kata Fajar, Rabu, (14/10/2026).
Menurut Fajar, Pemkab Kulon Progo telah melakukan penataan pembangunan secara sistemik. Langkah tersebut perlu dilanjutkan dengan akselerasi untuk mengoptimalkan berbagai potensi daerah agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.

Ia menilai sejumlah kegiatan atau event yang digelar Pemkab Kulon Progo belakangan ini menunjukkan adanya komitmen terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum mudah, kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil.

“Di saat kondisi ekonomi hari ini, event menjadi salah satu pemantik ekonomi di tingkat bawah sehingga perputaran ekonomi bisa berjalan. Ini menunjukkan komitmen Pemkab terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Fajar mengingatkan agar dampak ekonomi dari berbagai kegiatan tersebut tidak hanya terpusat di kawasan tertentu atau berlangsung sesaat. Pemkab perlu memperluas penyelenggaraan kegiatan ke berbagai wilayah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.

BACA JUGA  Sri Sultan: Segera Daftarkan Sawah Saudara Sebagai Lahan Abadi, Rugi Ditanggung Pemerintah

Pemberdayaan UMKM Jadi Prioritas
Fajar memahami keterbatasan anggaran menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur. Namun, menurut dia, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi upaya pemberdayaan masyarakat.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh ialah memperkuat UMKM di seluruh wilayah Kulon Progo. Upaya tersebut dinilai penting di tengah melemahnya daya beli masyarakat yang berpotensi menekan keberlangsungan usaha kecil.

“Untuk infrastruktur mungkin hari ini sulit karena terbatasnya anggaran. Akan tetapi, untuk pemberdayaan masih bisa dilakukan, terutama membangun semangat UMKM yang ada di semua wilayah agar tetap bergerak dalam kondisi daya beli masyarakat yang turun,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong Pemkab Kulon Progo menyusun program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Program pemberdayaan tidak cukup berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diarahkan pada penguatan kapasitas usaha, perluasan pasar, dan keberlanjutan ekonomi pelaku UMKM.

Menurut Fajar, tantangan pembangunan daerah saat ini bukan sekadar menjalankan program, melainkan memastikan program tersebut menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama kelompok ekonomi bawah yang rentan terhadap perlambatan ekonomi.

Sinkronisasi Program dan Anggaran selain memperkuat ekonomi kerakyatan, Fajar menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan antara Pemkab Kulon Progo dan Pemerintah Daerah DIY. Keselarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten dan provinsi dinilai dapat membuka peluang kolaborasi, termasuk berbagi dukungan anggaran.

BACA JUGA  Inova Terguling di Jalan Wates Sukoreno Sentolo Sopir Meninggal Dunia Dua Penumpangnya Selamat

“Saya mendorong Pemkab untuk lebih menyasar program prioritas sesuai RPJMD kabupaten. RPJMD kabupaten dan provinsi harus sinkron sehingga program bisa nyambung dan memungkinkan untuk sharing anggaran,” jelasnya.
Sinkronisasi tersebut diharapkan membuat program pembangunan lebih terarah, menghindari tumpang tindih kegiatan, sekaligus memperbesar peluang dukungan anggaran untuk kebutuhan masyarakat.

Pada momentum Hari Jadi ke-75 ini, Fajar berharap pembangunan Kulon Progo semakin berorientasi pada pemerataan kesejahteraan. Keberhasilan pemerintah daerah, menurut semangat dorongannya, perlu diukur bukan hanya dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya.

“Penguatan UMKM, pemerataan aktivitas ekonomi, serta program pemberdayaan yang berkelanjutan menjadi pekerjaan penting agar pertumbuhan daerah tidak hanya terlihat dalam agenda pembangunan, tetapi benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat hingga tingkat bawah,” tandas Fajar Gegana Anggota Komisi D DPRD DIY dari Dapil Kulonprogo.

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *