Purwokerto, Proliman News – Kementrian Perhubungan bersama PT. KAI mengoperasikan Kereta Motis yakni angkutan motor gratis bagi pemudik.
Motis ini digagas sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi angka kecelakaan saat mudik dengan sepeda motor karena kelelahan.
Sebanyak 2 dari 8 rangkaian Kereta Motis telah dioperasikan di jalur tengah dan selatan yang menggunakan gerbong khusus barang mengambil rute Jakarta Gudang – Kutoarjo, dan Jakarta Gudang – Bandung – Madiun.
Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah menjadi salah satu pemberhentian Kereta Motis
Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Feni Novida Saragih, mengatakan, sejak dioperasikan pada 2 April 2024 kemarin, PT. KAI Daop 5 Purwokerto, telah menerima 1.323 sepeda motor melalui jalur tengah dan selatan.
Feni Novida Saragih, menambahkan animo pemudik terhadap Kereta Motis sangat tinggi. Karena selain aman, juga menghemat waktu dan biaya.
“Di Daop 5, kami menyediakan kapasitas angkut sebanyak 23.320 sepeda motor. Penumpang hanya dikenakan tarif Rp. 10.000 untuk jarak dekat, dan Rp. 20.000 untuk jarak jauh atau lebih dari 200 kilometer,” katanya.
Suratno, salah seorang pemudik, mengatakan program motis banyak meringankan beban pemudik. Selain menghemat waktu tempuh dan biaya.
“Sudah 3 kali ini, saya ikut program kereta motis saat lebaran. Sebelumnya selalu mudik dengan sepeda motor dari Cikarang tujuan Purwokerto,” katanya.
Untuk tahun ini, bahkan lebih baik, karena baik penumpang maupun kendaraannya diangkut bersamaan dalam satu rangkaian kereta api.
“ Dengan Kereta Motis saat mudik juga tidak perlu lagi harus terjebak kemacetan serta lelah karena menempuh perjalanan 500 kilometer,” katanya.
Dete Baeni/Bogowontonews.com



