Wasekjen DPP PSI Yuli Zuardi Rais: PSI Akan Konggres Juli 2025 di Solo, Kita Perkenalkan E-Voting !

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kulon Progo menggelar konsolidasi dan syawalan, Senin (28/4/2025) di Rumah Makan Mbah Zastro, Hargomulyo, Pripih, Kokap, Kulon Progo..(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah menyiapkan sejumlah agenda menyongsong pertarungan politik tahun 2029 mendatang.

Diantaranya menyiapkan konsolidasi sampai ke tingkat DPD dan DPW untuk menyiapkan pertempuran sejak tahun 2027 yang akan datang.

“Siapa kader yang akan maju sebagai calon wakil rakyat sudah harus ditata, siapa yang memiliki kapasitas dia yang maju, yang paling dicintai rakyat siapa, dia harus didorong, dan siapa yang memiliki dukungan kuat, itu juga perlu menjadi pertimbangan, karena politik juga butuh biaya,” kata Yuli Zuardi Rais, Wasekjen DPP PSI, di Pripih, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo, Senin (28/4/2025).

Selain itu PSI juga tengah menyiapkan sistem pemilihan e-voting, yakni sistem pemilihan umum berbasis digital yang melibatkan semua kader dan simpatisan secara langsung dan bertanggungjawab.

Di sejumlah negara e- voting sudah digunakan untuk Pemilihan Presiden atau atau pemilihan wakil rakyat dalam parlemen atau pengambilan keputusan pememrintah yang lain seperti kenaikan BBM.

 “Nah, kita akan memulai memperkenalkan e-voting kepada seluruh kader dan simpatisan PSI dalam konggres PSI di Solo bulan Juli 2025 mendatang,”kata Yuli Zuardi Rais, Wakil Sekjen DPP PSI dalam acara Konsolidasi dan Syawalan DPD PSI Kulon Progo di Rumah Makan Mbah Zastro, Pripih, Hargomulyo, Kokap ,Kulon Progo.

Sistem e-voting ini akan melibatkan seluruh kader dan simpatisan PSI untuk menentukan siapa Ketua Umum PSI yang baik ke depannya.

BACA JUGA  Sri Sultan HB X Perkuat Regulasi Perfilman dan Karst Berbasis Keistimewaan

Sistem ini menurut Yuli Zuardi Rais akan menjadi pembeda kita dengan partai lain, karena dengan sistem ini akan menekan resiko keriuhan dan ongkos politik sebagaimana terjadi di negeri kita selama ini.

Karena e-voting atau pemilihan digital akan melibatkan seluruh kader atau simpatisan secara langsung dalam pemilihan umum tanpa harus berduyun-duyun sebagaimana proses politik kita selama ini.

“PSI satu-satunya partai yang mendorong sistem ini. PSI akan membuat sesuatu yang baru,” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Yuli Zuardi Rais juga mengatakan bahwa pada Pemilu 2029 akan menggunakan sistem tertutup. Dalam sistem ini partai memiliki peran lebih dominan.

“Sehingga dari sekarang harus kita sampaikan, bahwa partai nanti yang kita kampanyekan,” ujarnya lebih lanjut.

Karena dalam sistem ini partai lebih dominan, dan PSI dari sekarang mulai melakukan konsolidasi untuk menguatkan seluruh jaringan bahwa pada Pemilu 2029 itu mengkampanyekan partai, lanjutnya.

Menurutnya, PSI pada pemilu 2024 mengalami kenaikan tajam dibanding tahun 2019. Pada pemilu 2024 PSI mencapai angkia 3,12 persen perolehannya. Meski belum bisa masuk senayan tetapi harus dicatat, kenaikan sebesar itu luar biasa.

“Tentu Pemilu 2029 perlu dipersiapkan, digenjot agar kembali meningkat tajam, dan kekurangan 0,82 persen akan bisa terlampaui,” paparnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPD PSI Kulon Progo Bro Cahyo Ariwibowo, ketua DPW PSI DIY Bro Kamarudin,S.H.,M.H,  Anggota Legislatif PSI DPRD DIY  Bro Dr. R. Stevanus Cristian Handoko,S.Kom.,M.M.

BACA JUGA  Demak Dilanda Banjir Rob Berkepanjangan Hujan Lebat Menambah Parah Genangan Air Sepanjang Jalan Pantura

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *