Bupati Temanggung Agus Gondrong Akan Surati Presiden Agar Tembakau, Kentang dan Panili Dapat Subsidi Pupuk

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat menerapkan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah tanpa sampah plastik.(foto/ist)

Temanggung, Proliman News – Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) akan menyurati Presiden Prabowo terkait tidak adanya pupuk bersubsidi untuk tembakau, kentang, panili dan buah klengkeng.

Padahal Kabupaten Temanggung sebagai kawasan agraris, tidak hanya ada tanaman padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao, dan kopi yang menjadi unggulan, tetapi juga ada tembakau dan kentang.

“Bahkan petani juga membudidayakan panili, tanaman buah kelengkeng sebagai primadona. Terus bagaimana ini, ” katanya.

Ia menegaskan, bahwa Kabupaten Temanggung juga membutuhkan subsidi pupuk untuk tembakau, kentang, panili dan kelengkeng, sebagai produk pertanian unggulan.

Agus Gondrong mengatakan subsidi pupuk di Indonesia memang hanya diprioritaskan untuk sembilan komoditas unggulan saja, alasannya karena berhubungan dengan inflasi. Yakni tanaman padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao, dan kopi.

Sementara bagi masyarakat Temanggung kacaunya biaya produksi tembakau dan kentang, panili dan kelengkeng juga akan mengakibatkan guncangan ekonomi hingga inflasi.

Karena tembakau, kentang, panili, dan klengekng sangat menopang kehidupan bagi para petani dan pekebun, sehingga komoditas ini juga membutuhkan alokasi subsidi pupuk.

“Maka saya dengan kawan-kawan, khususnya Dinas Pertanian akan bersurat kepada Presiden agar komoditas unggulan lokal Temanggung juga mendapatkan subsidi pupuk,” ujarnya dalam acara temu lapang panen raya padi di UD Mapan Parakan, Kamis (8/5/2025).

BACA JUGA  Pertamina dan Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Per 1 April 2026, Publik Diminta Tenang !

Melalui cara tersebut, Agus Gondrong ingin harga pokok produksi di tingkat petani dan pekebun itu bisa benar-benar rendah, sehingga ketika menghadapi pasar yang fluktuatif tidak terlalu khawatir.

Ia menambahkan, selain bibit, pengelolaan, pupuk menjadi hal penting dalam pertanian. Sehingga ketersediaannya memang harus ada manakala diperlukan.

“Sekarang kita sedang membuat draft untuk membuat surat kepada Presiden supaya tanaman unggulan daerah itu juga mendapat subsidi,”tegasnya.

Ia bahkan meminta kepada Pupuk Indonesia untuk menyampaikan usulan itu ke pusat tentang alokasi pupuk bersubsidi untuk sejumlah tanaman unggulan Temanggung tersebut.

“Insyaallah minggu depan kita sudah melayangkan surat permohonannya,”katanya.  

Pupuk bersubsidi sendiri telah diatur dalam Permentan Nomor 10 Tahun 2022, di mana ada 9 komoditas yang mendapatkan subsidi pupuk, terdiri dari subsektor tanaman hortikultura, perkebunan, dan subsektor tanaman pangan. Jenis pupuk yang diberikan, yakni urea dan NPK, di mana kedua pupuk tersebut memiliki kandungan unsur hara makro esensial lengkap sehingga efektif mendorong produktivitas tanaman.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *