Rizky Hermansyah (20) Si Yatim Penggebug Drum Itu Kini Menggeluti Usaha Batik Lukis Abstrak

Ia adalah Rizky Hermansyah (20), lulusan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Kasihan, Bantul, atau Sekolah Menegah Musik (SMM) Yogyakarta.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Satu lagi seniman batik lukis abstrak muncul di tengah lesunya pasar batik di Kulon Progo, beberapa waktu terakhir.

Ia adalah Rizky Hermansyah (20), lulusan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Kasihan, Bantul, atau Sekolah Menegah Musik (SMM) Yogyakarta.

Meski berlatar belakang seni musik, namun ia justru tertarik mengembangkan seni batik lukis abstrak untuk meniti usahanya.

Rizky Hermansyah, warga Dusun IX, Jalan, Banaran, Galur, Kulon Progo ini mengaku senang bermain musik sejak masih kanak-kanak. Terutama menggebug drum.

Sampai-sampai ia dibelikan satu set drum oleh almarhum ataknya, ketika masih sekolah di SMP 1 Galur, lima tahun lalu.

Ayahnya meninggal dunia ketika Rizky Hermansyah masih duduk di bangku kelas 3 SMP, empat tahun lalu.

Kehidupan menjadi porak poranda, perekonomian sulit, tetapi ia terus bertahan dengan cita-citanya ingin menjadi pemain band.

Di tengah keadaan yang serba terbatas, ia akhirnya bisa menamatkan sekolahnya di SMM Yogyakarta. Tetapi kebutuhan hidup yang tak bisa ditawar lagi membuatnya harus realistis.

“Saya melihat mengamati, dunia batik lukis abstrak asyik, menarik. Saya suka, lalu berniat untuk membangun usaha produksi batik lukis abstrak,”ujarnya.

Maka Rizky Hermansyah terus giat berkarya, berimajinasi, untuk menghasilkan berbagai goresan indah melalui batik lukis abstrak.

Saat ini, satu karyanya mulai dilirik konsumen, yakni batik lukis abstrak dengan motif Akar Ilalang, satu jenis tanaman yang berkhasiat namun sudah langka.

BACA JUGA  PVMBG: 5 Gunung Api Status Level III Terpantau Kondusif Pagi Ini

Selain Batik Abstrak Akar Ilalang, ia juga tengah mengembangkan satu motif unik lain, yakni Batik Lukis Abstrak Rigulung.

“Tanaman ini kini langka, dulu setiap ke pantai pasti orang bawa pulang Rigulung. Tanaman ini khas dan langka. Nama nasionalnya Rumput Lari-lari, istilah lokal kami namanya Rigulung,” katanya.

Ia tertarik untuk mengabadikan tanaman langka Rigulung menjadi motif batik untuk usahanya yang kini tengah ia mulai.

Rizky Hermansyah, melihat bahwa banyak keunikan di wilayahnya bisa dikembangkan menjadi motif batik lukis abstrak.

“Saya mohon doa dari semua pihak, bapak ibu, semoga usaha kami lancar ide kreatif kami bisa menjadi wasilah mengalirnya rezeki sandang pangan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil-kecil,” ujarnya.

Rizky Hermansyah kini hidup bersama ibu dan dua adiknya yang masih sekolah, yang tengah masuk SMA dan yang ragil masuk SMP.

Selamat berjuang, idemu keren! Semoga batik lukis abstrak Kulon Progo semakin berkembang.

Yang ingin mememsan batik lukis abstrak karya Rizky Hermansyah, bisa menghubungi nomor 0813 3527 8502.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *