Kapolsek Ngemplak Sambut Mahasiswa KKN UP45 Yogyakarta yang akan Lakukan Pengabdian di Dusun Saren

Kunjungan Mahasiswa KKN UP45 ke Polsek Ngemplak, pembekalan Kapolsek jadi bekal pengabdian di Dusun Saren.
Kunjungan Mahasiswa KKN UP45 ke Polsek Ngemplak, pembekalan Kapolsek jadi bekal pengabdian di Dusun Saren.

Yogyakarta, Proliman News – Suasana hangat menyelimuti pertemuan antara mahasiswa Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta dengan jajaran Kepolisian Sektor Ngemplak, Sleman.

Kunjungan ini menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan para mahasiswa sebelum resmi terjun mengabdi di Dusun Saren, Kalurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan juga menjadi forum pembekalan penting dari Kapolsek Ngemplak, AKP Sutarman, S.H., M.A.P., yang secara langsung menyampaikan wejangan dan motivasi kepada para mahasiswa.

Dalam sambutannya, Kapolsek menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat bukan hanya bentuk kewajiban akademik, tetapi juga peluang nyata untuk menjadi agen perubahan.

AKP Sutarman menekankan bahwa mahasiswa harus hadir sebagai pelaku aktif dalam pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tamu yang datang dan pergi. Ia menyoroti pentingnya kehadiran Kelompok 12 KKN untuk mampu memberi manfaat yang konkret dan jangka panjang bagi warga Dusun Saren.

“Jangan hanya datang sebagai pelengkap. Bawalah semangat kontribusi. Jadilah bagian dari solusi atas permasalahan warga,” ujar Kapolsek.

Lebih dari itu, ia menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang hangat dan penuh rasa hormat kepada masyarakat lokal. Dengan pendekatan yang humanis, kehadiran mahasiswa akan lebih diterima dan mampu menjalin relasi yang harmonis dengan warga.

Salah satu poin krusial dalam pembekalan tersebut adalah ajakan untuk memahami lingkungan sosial dan budaya tempat mahasiswa akan mengabdi. Menurut Kapolsek Sutarman, keberhasilan KKN bukan hanya dilihat dari seberapa banyak program kerja yang dijalankan, tetapi juga dari bagaimana mahasiswa mampu beradaptasi dengan adat istiadat dan nilai-nilai lokal yang berlaku di Dusun Saren.

BACA JUGA  Pelajar SD Negeri Tanjungharjo Nanggulan Kulon Progo Gelar Deklarasi Anti Judi Online dan Radikalisme !

Kapolsek juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga tata tertib dan berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama pelaksanaan KKN. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gesekan atau kendala sosial.

Tak kalah penting, AKP Sutarman mengajak mahasiswa untuk mengedepankan pendekatan dialogis dan partisipatif dalam menjalankan program-program mereka. Menurutnya, pendekatan yang menggurui tidak akan membuahkan hasil yang optimal. Sebaliknya, keterbukaan dan kemauan untuk mendengar masyarakat akan memperkuat rasa saling percaya.

“Berbagilah ilmu dengan cara yang santun. Tidak semua hal harus diajarkan, kadang yang dibutuhkan adalah mendengar dan bersama-sama mencari solusi,” tambahnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran mahasiswa sebagai mitra yang setara dengan masyarakat dalam membangun Dusun Saren secara berkelanjutan.

Mendapatkan sambutan yang begitu hangat dari aparat kepolisian, Kelompok 12 KKN UP45 menyampaikan apresiasi yang tulus atas penerimaan dan nasihat yang diberikan. Mahasiswa menyadari bahwa bekal moral dan arahan dari Kapolsek merupakan panduan penting selama menjalani masa pengabdian.

“Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan arahan langsung dari Kapolsek Ngemplak. Ini menjadi semangat tambahan bagi kami untuk melaksanakan KKN dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar salah seorang perwakilan mahasiswa.

Mahasiswa juga menegaskan komitmen mereka untuk menjalin kerja sama yang baik, tidak hanya dengan warga Dusun Saren, tetapi juga dengan aparat keamanan demi menciptakan suasana yang kondusif selama berlangsungnya kegiatan.

BACA JUGA  Enam Bulan Ini Ralea Irgantari (9) Terpaksa Sekolah Sambil Momong Adiknya Reyfan Caraka (4), Ibunya Kanker !

Program KKN Kelompok 12 UP45 akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2025.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk karakter mahasiswa yang peka terhadap persoalan sosial, serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, aparat kepolisian, dan masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat Dusun Saren juga diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran mahasiswa, baik melalui program kerja, edukasi, maupun interaksi sosial yang mengedepankan empati dan partisipasi.

Pewarta : Adhi Karnanta Hidayat

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *