Pati, Proliman News – Jleger! Cak Sholeh, warga Surabaya, Jawa Timur, tiba-tiba kebanjiran like dan komentar dalam unggahannya di FB, Selasa (5/8/2025) malam ini.
Ini gara-gara ini ia menyatakan siap memberi dukungan, sumbangan untuk warga Pati Jawa Tengah yang akan menggelar demo besar-besaran menolak kebijakan Bupati Pati Sudewo yang menaikkan pajak PBB 250 persen.
“Bupati nantang warga, iki critane gara-gara Bupati menaikan pajak PBB 250 persen karena alasannya 14 tahun tidak pernah naik,” ujarnya melalui video pendek.
Tiba-tiba dinaikkan 250 persen, wajar kalau warga itu kaget, wajar kalau warga itu marah. Demolah mereka.
Masalahnya Bupati tidak mau instropepeksi justru nantang, jangankan 500 orang 50 000 pendemo pun tidak gentar.
Lalu Cah Sholeh menayangkan video statemen Bupati Sudewo yang mengatakan jangankan 500 orang 50.000 orang pun saya tidak akan mundur. Tidak gentar!
Justru tantangan ini menyulut warga. Muncullah sekarang ini gerakan membangun donasi bantuan-bantuan untuk mewujudkan aksi besar-besaran pendemo 50 ribu. Warga Pati menolak kebijakan Bupati.
Tetapi siang tadi bantuan yang dikumpulkan warga digaruk aparat Satpol PP, dengan pongahnya dengan bentakan-bentakan kasar, sembari mengusung semua barang bantuan ke mobil patroli Satpol PP.
“Nek ngono aku tak melok urun. Saya sebagai orang Surabaya, agak miris melihat kondisi Bupati Pati yang arogan, yang sok menurut saya,” katanya.
Kepada teman-temen di Pati yang akan demo, saya ikut nyumbang. Wong Suroboyo atas nama No Viral No Justice bantu nyumbang buat kalian-kalian pendemo hubungi Cak Sholeh, tegasnya.
Cal Sholeh mengatakan, miris melihat Bupati Sudewo yang demikian arogan sok kuasa petentang – petenteng itu. Ia menyarakankan sebenarnya tidak perlu arogan seperti itu ketika kebijakannya ditolal warga.
Kepada teman-temen di Pati yang akan demo, saya ikut nyumbang. Wong Suroboyo atas nama No Viral No Justice bantu nyumbang, buat kalian-kalian pendemo hubungi Cak Sholeh.
“Tapi bener yo, buat aksi besar-besaran yang menolak kenaikan PBB 250 persen. Kasus di Pati ini harus menjadi introspesi pemimpin-pemimpin di di daerah lain. Gak usah sok kuasa, gak usah sok arohan, kalau kebijakanmu ditolah, dan ini justru nantang,” ulasnya.
Sejumlah warga net yang ikut memberi komentar ikut mendukung siapmemberi sumbangan untuk gerakan warga Pati yang akan demo menolak kenaikan PBB 250 persen pada 13 Agustus 2025 mendatang.
Salah satunya dari Joko Gendelo, warga Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, menyatakan ikut nyumbang gerakan warga Pati yang akan demo.
Dan masih banyak komentar panas lain dari ribuan warga net dalam tanyangan Cak Sholeh ini.
Liputan : Suyono Sugondo



