Menggetarakan Kirab Bendera Merah Putih Raksasa di Temanggung, Proklamasi Bukan Akhir Perjuangan !

Sedikitnya 2.100 orang pelajar dan anggota Kodim 0706/Temanggung membentangkan bendera Merah Putih raksasa di Alun-Alun Kabupaten Temanggung, Minggu (10/8/2025).(foto/dok)

Temanggung, Proliman News – Sedikitnya 2.100 orang pelajar dan anggota Kodim 0706/Temanggung membentangkan bendera Merah Putih raksasa di Alun-Alun Kabupaten Temanggung, Minggu (10/8/2025).

Atraksi membentangkan bendera merh putih berukuran 31 meter kali 11 meter ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdikaan RI.

Ribuan warga memenuhi pusat Kota Temanggung dari pagi hingga siang hari, untuk menyaksikan atraksi menggetarkan ini. Pengamanan jalan-jalan masuk pusat kota pun cukup merepotkan aparat kepolisian, karena arus lalu lintas sangat padat.

Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho di Temanggung, Minggu, menyampaikan pembentangan bendera raksasa ini untuk membanhkitkan nasionalisme, mengenang masa-masa perjuangan merebut kemerdekaan.

Ia menyampaikan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan, yang menghargai jasa-jasa para pejuang di masa lalu , tentunya ini harus menjadi pegangan.

“Kita tidak boleh melupakan apa yang sudah diperjuangkan , apa yang sudah diperbuat oleh para pahlawan dan para pejuang-pejuang di masa lalu yang telah memperjuangkan dan telah mempersembahkan kemerdekaan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia menuturkan terima kasih kepada para pelajar SMK Mipha Parakan yang telah menginisiasi pembentangan bendera Merah Putih ini, terimakasih juga untuk seluruh warga masyarakat Temanggung yang demikian antusias.

Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan, 80 tahun yang lalu di tengah keterbatasan dan penjajahan, bangsa ini bangkit.

BACA JUGA  Jalur Pantura Kendal - Rembang Direndam Banjir Arus Kendaraan Kembali Tersendsat dan Macet Parah

Bung Karno dan Bung Hatta, atas nama bangsa Indonesia, memproklamasikan kemerdekaan.

“Proklamasi tersebut bukan akhir perjuangan, melainkan titik awal dari cita-cita besar untuk menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” katanya.

Ia menegaskan, 80 tahun sudah Indonesia merdeka. Sejarah mencatat betapa bangsa ini mampu melewati berbagai tantangan, dari perang mempertahankan kemerdekaan, pergolakan politik, krisis ekonomi, hingga era globalisasi dan revolusi digital.

“Semua itu kita hadapi dan lalui dengan semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air yang tak pernah padam. Temanggung sebagai bagian dari Republik Indonesia, juga tidak tinggal diam. Kita terus bergerak, membangun dari desa ke kota, menjaga kelestarian alam dan budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, memberdayakan petani tembakau, memperkuat pendidikan generasi muda, serta memperluas akses pelayanan publik yang merata dan berkualitas,” katanya.

Kirab Merah Putih yang dilaksanakan hari ini adalah wujud nyata semangat kolektif masyarakat Temanggung.

Bendera raksasa yang terbentang di alun-alun bukan hanya menjadi pemandangan megah dan penuh semangat, tetapi juga menjadi pengingat akan betapa besar dan luasnya tanggung jawab sebagai anak bangsa untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata dan prestasi.

Kepala SMK Mipha Parakan Slamet Purwanto menyampaikan melalui kegiatan ini semua pihak ingin menanamkan atau membangkitkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar di Kabupaen Temanggung .

BACA JUGA  Pati Jawa Tengah Semakin Tegang 50.000 Siap Lengserkan Bupati Pati Sudewo, Polda Jateng Siap Bertindak Tegas !

“Kegiatan ini kita padukan dengan kesenian tradisional di Kabupaten Temanggung , yang initinya kita bisa memberikan hiburan kepada masyarakat,” katanya.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *