Usai Sholat Jum’at Besuk Digelar Aksi Besar Kedua Malam Ini Kabupaten Pati Jawa Tengah Serasa Bergetar !

Aliansi Masayarakat Pati Bersatu (AMPB) akan menggelar aksi besar jilid 2, besuk Jumat ( 19/9/2025) siang seusai Sholat Jum’at. (foto/ist)

Pati, Proliman News – Jelang digelarnya aksi demo besar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) jilid 2, suasana Kabupaten Pati, Jawa Tengah sesara bergetar malam ini.

Berbagai komponen sejak sore tadi Kamis (18/9/2025) terus bergerak untuk mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pati turun ke Alun-Alun Pati, besuk siang.

Aliansi Masayarakat Pati Bersatu (AMPB) akan menggelar aksi besar jilid 2, besuk Jumat ( 19/9/2025) siang seusai Sholat Jum’at.

Berbagai persiapan terus dilakukan di sekitar Posko Bantuan Donasi AMPB di depan Gedung DPRD Pati.

Mulai dari kedatangan sound horeg, hingga pembuatan panggung untuk orasi, serta terus bersuaranya masyarakat dalam live-live sosmed.

“Malam ini semua orang gelisah, tidak bisa tidur, yang pasti. Besuk datang ya habis Jum’atan di aksi besar Aliansi Masyarakat Pati bersatu,” ujar warganet dalam livenya.

Selain live-live melalui sosmed banyak warga mulai membagikan berbagai narasi-narasi pedas yang menyoroti hasil Pansus Hak Angket DPRD Pati.

Rumors bakal digantinya Ketua Pansus merupakan topik bahasan yang terus menggema dan dinilai sebagai indikasi ada tangan-tangan politik bakal nggembosi tuntutan masyarakat.

“Ya masyarakat tetap pada pendiriannya, lengserkan Sudewo, tanpa syarat. Maka besuk akan menjadi titik balik, Gerindra hilang gambarnya atau Sudewo turun,” ujarnya lagi.

Selain live-live di sosmed, warga masrakat juga mulai memasang berbagai poster yang berisi tuntutan, mulai dari 13 tuntutan masyarakat Pati untuk semua Ketua Umum Partai yang memiliki anggota DPRD Pati, hingga Ketum Partai Gerindra dan PDIP.

BACA JUGA  Resep Profesor Udin Sukseskan Sayembara Cabai Unggul di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah

Masyarakat meminta, agar semua anggota DPRD Pati yang tidak memihak rakyat Pati dipecat, dan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, masyarakat Pati menyatakan tidak mau dipimpin Sudewo.

Malam ini juga beredar poster-poster Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo Subiyanto yang juga Ketum Partai Gerindra.

Dalam poster tersebut berisi tuntutan bahwa masyarakat Pati tidak mau dipimpin oleh Bupati Sudewo yang terindikasi korup, sangat arogan dan tidak memihak rakyat.

Karena masyarakat Pati tidak mau dipimpin oleh Sudewo, sehingga Ketum Partai Gerindra harus segera mengambil sikap memecat Sudewo dari barisan kader partai atau gambar Partai Gerinda hilang selamanya dari Pati.

Lalu, berikan sanksi yang tegas dan memihak rakyat yakni dengan cara pecat Sudewo dari kursi sebagai Bupati Pati.

Liputan : Andy Nursahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *