Saya Tanya, Pilih Bangun Pasar Modern di Temon atau Membangun Rumah Sakit Besar di Kulon Progo Utara ?

Saya sebagai aktivis perempuan Kulon Progo menyatakan pilih mana antara membangun Rumah Sakit di Kulon Progo utara atau Pasar Modern di Temon?(foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News – Saya sepakat gagasan Pak Lajiyo Yok Mulyono, soal pentingnya rumah sakit besar ada di Kulon Progo utara.

Kalau Pemda Kulon Progo tidak bisa mendanai, kenapa tidak meminta ke Pemerintah Pusat ?

Saya tahu, dulu, sudah lama banget pernah ada yang menyampaikan gagasan itu. Soal pelayanan kesehatan di Kulon Progo utara.

Saya tahu ini seperti dibiarkan berlalu. Tidak ada respon dan dicuekin.

Maka sebuah ironi terjadi, banyak warga di Kulon Progo utara yang menggunbakan fasilitas kesehatan di kabupaten Magelang, atau Sleman.

Bisa dimengerti. Karena Samigaluh, Kalibawang, lebih dekat ke Magelang, Jawa Tengah atau Sleman daripada ke RSUD Wates.

Tetapi kenapa di era Bupati Hasto Wardoyo membangun Rumah Sakit Nyi Ageng Serang di Sentolo, bukan di Kalibawang?

Okelah, Rumah Sakit NAS sudah dibangun. Bahkan sudah terus mendapat penambahan fasilitas setiap tahunnya? Tetapi warga di Kulon Progo utara tentu juga perlu dipikirkan lebih serius.

Kenapa ? Karena ada separoh warga Kulon Progo di Nanggulan, Girimulyo, Kalibawang dan Samigaluh. Mereka rakyat Kulon Progo.

Karena mereka punya hak yang sama soal layanan kesehatan. Anggaran MBG yang begitu luar biasa, sebanarnya bisa di alokasikan untuk Pembangunan Rumah Sakit di Kulon Progo utara.

Karena MBG pada kenyataannya, pada tidak di makan oleh anak-anak. Tetapi dibawa pulang dan di rumah juga tidak dimakan karena ibu mereka sudah masak. Jauh lebih sehat dan tentu penuh kasih sayang.

BACA JUGA  FESTIVAL WAYANG BEBER PANCASILA 2026 USUNG TEMA "AKU BUMI", AJAK MASYARAKAT RAWAT LINGKUNGAN MELALUI WARISAN BUDAYA

Sementara kita punya problem layanan kesehatan. Ini masalah rumit dan serius, yang harus segera dipecahkan. Saya sebagai aktivis perempuan Kulon Progo menyatakan pilih mana antara membangun Rumah Sakit di Kulon Progo utara atau Pasar Modern di Temon?

Duitnya ada tinggal membuat proposal maka tentu nalar sehat akan memilih Rp 250 miliar untuk membangun Rumah Sakit di Kulon Progo utara.

Penulis : Rusmiyatun

Aktivis Jaringan Perempuan Kulon Progo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 Komentar

  1. Mbok menowo wong samigaluh iso bakul disana dan jangan cuma pasar kampung tapi pasar internasional jadi hasil panen atau hasil produksi bisa go internasional dan ada pengolahan hasil juga

  2. Kami warga kulon progo berpendapat memilih pasar kulon progo yg besar untuk meningkatkan perekonomian warga.pasar modern go internasional dan ada pengolahan hasil produksi dan hasil panen dan pengolahan limbah produksi juga ada ..semua warga kulon progo bisa mengelola pasar tersebut tidak cuma warga temon

  3. Pasar bisa dibangun kapan saja, tapi rumah sakit menyelamatkan nyawa setiap hari.
    Kalau pembangunan hanya menumpuk di selatan, ketimpangan makin lebar dan warga utara makin tertinggal.
    Sudah saatnya pembangunan bergeser ke utara — supaya adil, hidup, dan merata.

  4. Pasar bisa dibangun kapan saja, tapi rumah sakit menyelamatkan nyawa setiap hari.
    Kalau pembangunan hanya menumpuk di selatan, ketimpangan makin lebar dan warga utara makin tertinggal.
    Sudah saatnya pembangunan bergeser ke utara — supaya adil, hidup, dan merata.

  5. Bangun RS yang lengkap (terpadu) sekalian mengingat jarak dan lokasi, sehingga pelayanan dapat lebih maksimal dan memudahkan masyarakat. Artinya jika pasien datang ke rs bisa dilayani disitu tidak hatus dioper oper lagi ke rs yg lain. Kedatangan sampe ke rs saja sudah memeerlukan perjuangan. Perntingnya memilih lokasi rs yg strategis dan perbaikan sarana prasaranan/akses nya terutama jalan dan ransportasi umum yang mudah dan murah. Penemmpatan tenaga kesehatan yang memadai/akses dan jumlah dokter juga tenakes lainnya. (Poli buka tiap hari jangan sekali seminggulah)
    Tentang pasar, maksimalkan saja pasar pasar yang sudah ada, yang selama ini hanya buka sepasaran kenapa tidak buka setiap hari, tentunya harus difasilitasi, dikaji lagi oleh dinas terkait, dicarikan solusinya agar pedagang bisa berjualan setiap hari sehingga ekonomi akan tumbuh juga di sekitarnya.

  6. Bangun rumah sakit saja , Bu ! . Siapa tahu di sekitar rumah sakit menghidupkan ekonomi rakyat bawah
    – parkir
    – bakul gorengan
    – bakul nasi
    – kost bulanan untuk perawat/bidan/pasien jauh
    – bakul pulsa
    – penitipan sepeda
    – bakul minuman
    – dst