Kasus Ambrolnya Pondasi Proyek Jembatan Kudur Pati Jateng Senilai Rp 2,1 Miliar Segera Diperbaiki

Pemda Pati segera bergerak cepat melakukan perbaikan agar akses masyarakat segera pulih dan aktivitas warga tidak terganggu.(foto/ist)

Pati, Proliman News – Bupati Pati, Sudewo, Jumat (24/10/2025), memberikan penjelasan terkait jebolnya pondasi Proyek Jembatan di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi.

Ia menyatakan Pemda Pati segera bergerak cepat melakukan perbaikan agar akses masyarakat segera pulih dan aktivitas warga tidak terganggu.

Bupati menjelaskan bahwa kondisi konstruksi jembatan dan talut sebenarnya sudah sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang ditetapkan.

Namun, timbunan tanah di bagian belakang talut belum sepenuhnya sempurna sehingga tidak mampu menahan tekanan air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Jembatan itu, kalau talutnya sudah sesuai dengan perencanaan, sudah sesuai dengan spek, hanya timbunan tanah belakang talut itu belum sempurna, kemudian diguyur hujan deras, tentu saja beban tanggul berat,” katanya.

Ia menegaskan, apabila proses pemadatan tanah telah dilakukan secara maksimal, intensitas hujan tinggi sekalipun tidak akan mengakibatkan kerusakan pada tanggul.

Menindaklanjuti masalah ini perbaikan langsung dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar agar dapat diselesaikan secepat mungkin.

“Sudah langsung diperbaiki hari ini, mulai dari pagi, dan dengan jumlah tenaga kerja yang banyak bisa selesai dengan waktu yang cepat,” tambahnya.

Kepala Bina Marga DPUTR Pati Hasto Utomo menyatakan proyek jembatan ini senilai sekitar  Rp 2,1 miliar ini dan belum diserahterimakan kepada Pemkab Pati.

Bupati Pati, Sudewo, langsung bereaksi keras setelah menerima laporan dari warga pada malam harinya.

BACA JUGA  Polres Temanggung Kawal Aksi Simpatik Pembagian Ayam Gratis oleh Peternak Unggas

 Ia menduga kuat adanya ketidaksesuaian standar teknis oleh kontraktor pelaksana, PT Aji Karya Mukti.

Hasto Utomo, menjelaskan bahwa jembatan tersebut memiliki bentang 10,4 meter, lebar 7 meter, dan tinggi pondasi 7 meter.

Ambrolnya pondasi jembatan sebelum diserahkan menimbulkan kecurigaan serius terhadap kualitas pengerjaan.

Liputan: Andy Nursahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *