Beredar Video Hoak Tentang Jalan Purwodadi – Semarang Ditutup Akibat Tanggul Sungai Jebol, Waspadalah !

Jalan Purwodadi - Semarang lumpuh dan ditutup total akibat tanggul jebol beredar di media sosial.(foto/ist)

Grobogan, Proliman News – Jalan Purwodadi – Semarang lumpuh dan ditutup total akibat tanggul jebol beredar di media sosial.

Unggahan ini ternyata hoaks, karena video tersebut merupakan gambar lama yakni Januari 2025 lalu, dan kini kawasan tersebut masih aman.

Seperti diungkapkan warganet dalam video tersebut di salah satu unggahan di akun Threads bernama @thieoprasetyo, Kamis (23/10/2025).

”Jln raya purwodadi- semarang (Mintreng) Tanggule jebol #banjir,” tulis pemilik akun.

Dalam video itu, tampak sejumlah orang melihat kondisi tanggul jebol di Jalan Purwodadi-Semarang.

Air bah tumpah ke jalanan akibat jebolnya tanggul di sisi jalan tersebut.

”Info Jalur Purwodadi Kota arah Semarang tutup total tidak bisa dilewati. Tanggul Dempel Perbatasan Godong Jebol Separo Parah,” kata perekam video, seperti dikutip, Jumat (24/10/2025).

Lokasi tersebut diketahui berada di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Setelah ditelusuri, klip tersebut merupakan video lama yang diunggah kembali.

Video tersebut diketahui merupakan momen saat tanggul Sungai Tuntang di Dusun Mlati, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah jebol, pada 21 Januari 2025 lalu.

Dalam berita yang tayang Selasa (21/1/2025) lalu, titik jebolan tanggul di sebelah Jalan Purwodadi-Semarang itu menyebabkan arus lalu lintas di sana terputus.

Sebab, air dari Sungai Tuntang langsung membanjiri jalan raya.

Melalui unggahan Instagramnya, BPBD Grobogan memastikan video tersebut merupakan hoaks.

BACA JUGA  Gedung Belum Siap, 60 Siswa Baru Sekolah Rakyat Temanggung Dititipkan ke Wonosobo

Klip yang beredar merupakan video tanggul Tinanding Kecamatan Godong pada Januari lalu.

Saat ini, kondisi tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong dalam kondisi aman.

Jalan Purwodadi-Semarang di sana juga masih bisa dilalui.

”Dengan beredarnya video ini yang bermunculan kembali di FB dan Tiktok mohon untuk agar tidak panik. Informasi kebencanaan di Kabupaten Grobogan bisa langsung menghubungi PUSDALOPS BPBD GROBOGAN,” tulis BPBD Grobogan.

Kenapa bisa begini, semakin banyak warga sering mengunggah video lama hanya untuk mencari sensasi atau membuat warga resah, takut atau panic.

Liputan : Andy Nursahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *