Masyarakat di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi Diminta Meningkatkan Kewaspadaan

Dari BPPTKG Yogyakarta diperoleh informasi telah terjadi saku kali luncuran awan panas Gunung Merasi, Selasa (11/11/2025) sore.(foto/ist)

Magelang, Proliman News – Pada pagi ini Senin (10/11/2025) Gunung Merapi tetap berada pada Status Siaga (Level III).

Aktivitas yang terpantau meliputi guguran lava pijar ke beberapa arah seperti Sungai Boyong, Krasak, Bebeng, dan Kali Sat/Putih.

Badan Geologi juga melaporkan adanya kejadian awan panas guguran di beberapa sector.

Masyarakat di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III untuk meningkatkan kewaspadaan serta tetap mematuhi rekomendasi yang ada. 

Guguran lava pijar teramati meluncur ke arah Sungai Boyong, Krasak, Bebeng, dan Kali Sat/Putih.

Awan panas guguran terjadi dan meluncur ke sektor Barat Daya hulu Kali Krasak dan Kali Bebeng.

Masyarakat di KRB III diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi.

Masyarakat diminta untuk tetap patuh pada rekomendasi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait.

Badan Geologi melaporkan aktivitas awan panas guguran cukup intens di Gunung Merapi juga terjadi  Minggu (9/11/2025) siang hingga sore.

Dalam periode 12.00–18.00 WIB (rentang kurang dari satu jam, 14.57 hingga 15.36 WIB), tercatat empat kali awan panas guguran meluncur ke arah barat daya, tepatnya hulu Kali Krasak dan Bebeng.

Pukul 14.57 WIB — Luncuran ±1.500 meter ke arah barat daya (Kali Krasak).

Pukul 15.19 WIB — Luncuran ±1.500 meter ke arah barat daya (Kali Krasak).

Pukul 15.32 WIB — Luncuran ±1.600 meter ke arah barat daya (Kali Bebeng dan Krasak).

BACA JUGA  Gempar ! Yayak Gundul Laporkan Supriyanto Botok ke Polda Jateng dengan Tuduhan Tindak Pidana Provokasi

Pukul 15.36 WIB — Luncuran terjauh, ±2.000 meter ke arah barat daya (Kali Krasak).

Warga di sekitar Merapi diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan patuhi rekomendasi dari pihak berwenang.

Lipuran : Heru Satmoko

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *